Contoh Pola Ilustrasi

Posted on

Hallo sahabat dalam kesempatan kali ini kami rumussoal.com menulis artikel Contoh Pola Ilustrasi dalam teks eksplanasi singkat lengkap dengan, pengertian, ciri, jenis nya dalam teks indonesia yang baik dan sopan.

Pola Ilustrasi – Merupakan susunan kata yang paragraf nya memiliki penjelasan sesuatu hal, namun deskripsi nya mempunyai kesamaan baik di dalam maupun di luar.

Mari langsung saja kita simak mengenai penjelasan artikel yang terdapat di bawah ini antara lain :

Pengertian

Didalam era globalisasi seperti sekarang ini pengembangan mengenai tata bahasa harus kita perhatikan agar di dalam penyampaian informasi dapat dengan mudah di terima oleh setiap orang.

Jika kita cermati di dalam ilustrasi memiliki dua hal yang selalu di bahas, namun antara kalimat tidak ada yang terpisah selalu saling berkaitan antara satu sama yang lain.

Pengembangan paragraf juga amat baik bagi para pembaca, agar pembaca dapat membedakan antara ide pokok dan kalimat utama, sehingga jangkauan dari pada pengembangan paragraf dapat lebih meluas.

Seperti pada saat sekarang ini yang berkembang luas merupakan sebuah paragraf eksposisi ilustrasi yang memiliki gambaran secara nyata, singkat , jelas dan mudah di pahami oleh para pembaca.

Ciri Paragraf Eksposisi Ilustrasi

Berikut ini terdapat terdapat mengenai tentang beberapa ciri-ciri paragraf eksposisi ilustrasi, yang perlu pembaca ketahui antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Memaparkan tentang salah satu definisi {pengertian}.
  2. Menjelaskan mengenai setiap langkah-langkah, cara, atau metode dalam melaksanakan setiap kegiatan.
  3. Dari setiap awal kalimat sampai akhir kalimat berupa pemaparan.
  4. Bersifat sangat tidak mempengaruhi sama sekali.
  5. Disertai contoh, gambar. bukti serta data yang jelas.
  6. Setiap pembaca selalu memperoleh informasi yang sangat jelas.
  7. Kalimat penutup harus menegaskan kembali.
  8. Bahasanya harus sangat bermakna atau sebenarnya.
  9. Fakta di gunakan untuk sebagai alat kontribusi.

Langkah Menyusun Paragraf Eksposisi Ilustrasi

Terdapat beberapa langkah dalam menyusun paragraf eksposisi ilustrasi, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Harus dapat menentukan topik atau tema.
  • Menetapkan setiap tujuan dari setiap kalimat.
  • Mengumpulkan data yang di dapat dari berbagai sumber.
  • Menyusun semua topik kerangka karangan sesuai dengan topik yang terpilih.
  • Mengembangkan semua kerangka ada menjadi sebuah karangan eksposisi.

Contoh Pengembangan Pola Paragraf Eksposisi Ilustrasi

Dari keterangan di atas dapat kita simpul kan mengenai contoh dari pengembangan pola eksposisi ilustrasi di antaranya yaitu :

1. Pola Contoh Ilustrasi

Ide yang terlalu umum membutuhkan ilustrasi atau contoh yang jelas, dalam penyajiannya, contoh tersebut tidak dimaksudkan untuk membuktikan suatu opini.

Tetapi contoh-contoh tersebut digunakan untuk menjelaskan dan menekankan gagasan, dan maksud dari si penulis itu sendiri penulis.

Kata sambung yang biasa dipakai di dalam pola pengembangan contoh atau ilustrasi misalnya seperti dan seterusnya.

Contohnya:

Nyatanya, keadaan ekonomi kita relatif membaik. Indikator tersebut dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Misalnya di bidang otomotif. Setiap hari kami menemukan kendaraan yang berbeda di jalan raya.

2. Pola Proses

Pola proses adalah urutan tindakan untuk membuat sesuatu dari suatu peristiwa.

Dalam pola pengembangan proses, penulis menjelaskan pada setiap urutan secara detail sehingga pembaca dapat melihat keseluruhan proses dengan seara jelas.

Misalnya, bagaimana cara kerja mesin? Bagaimana kamu dapat mengerem? Jawaban yang di dapat atas pertanyaan ini adalah tentang suatu proses.

Sedangkan setiap kata yang di gunakan secara yang digunakan dalam pola pengembangan proses adalah yang pertama, kemudian, dan seterusnya.

Contohnya:

Tanaman rambat dapat digunakan sebagai bahan pembersih wajah selain buahnya, yang digunakan untuk membuat minuman.

Caranya, dapatkan daun tanaman rambat secukupnya. kemudian haluskan hingga semuanya halus. lalu di rebus dengan air secukupnya dan tunggu hingga mendidih.

Setelah itu kita dingin kan dan bila air tersebut sudah dingin lalu baru kita gunakan untuk membersihkan wajah. Insya Allah kulit wajah kita akan terlihat lebih bersih dan cerah.

3. Pola Difinisi

Dalam pola definisi ini, paragraf dikembangkan dengan memberikan informasi atau makna tentang suatu istilah atau benda. Ini bukan hanya tentang kalimat, tetapi serangkaian kalimat untuk menjelaskan sesuatu.

Contohnya:

Terapi ozon merupakan salah satu pengobatan penyakit di mana oksigen murni dan ozon berenergi tinggi masuk ke dalam anggota tubuh melalui peredaran darah.

Terapi ozon merupakan terapi yang memiliki efek yang sangat positif bagi kesehatan, baik untuk untuk mencegah penyakit atau pengobatan penyakit yang sedang kita derita.

4. Pola Analogi

Pola analogi sendiri adalah perbandingan di dalam sistematis dari dua hal yang sangat berbeda, namun dapat menunjukkan kesamaan dalam segi atau fungsi dari dua hal yang dibandingkan tersebut.

Namun, ketika pola perbandingan mencoba menunjukkan kesamaan antara dua hal di dalam ruang yang sama, pola analogi tersebut akan menunjukkan kesamaan antara dua hal yang memiliki ruang yang berbeda.

Kata sambung yang terdapat di dalam pola perkembangan analogi sama dengan yang terdapat di dalam pola perkembangan komparatif.

Contohnya:

Struktur suatu komposisi atau buku pada dasarnya sangatlah mirip atau sama dengan pohon.

Jika pohon dapat dipecah menjadi batang, ranting, dan daun, maka sebuah komposisi atau buku dapat dipecah menjadi artikel tubuh, bab, bagian, dan paragraf.

Badan karangan bunga ada di batang, bab ke cabang, bab ke cabang, dan tumit ke daun.

5. Pola Umum

Pola perkembangan secara umum atau khusus berarti mendeskripsikan suatu masalah yang dimulai dari pernyataan umum kemudian secara bertahap dipersempit menjadi hal-hal tertentu.

Hal atau pernyataan umum berfungsi sebagai informasi utama atau pikiran utama, sedangkan hal-hal tertentu berfungsi sebagai informasi tambahan atau pikiran penjelas saja.

Jika pola ini dibalik, lalu mendeskripsikan isu-isu tertentu dan kemudian berpuncak tentang isu-isu umum, maka pola perkembangan bergeser menjadi secara umum dan spesifik.

Contohnya:

Sifat konflik di negeri ini mulai bergeser dari vertikal ke horizontal. Pada awalnya konflik vertikal yaitu konflik antara penduduk lokal dan pemerintah pusat hanya terjadi di wilayah tertentu yang secara historis berpotensi konflik, seperti Aceh dan Papua.

Sekarang konflik telah berubah menjadi karakter horizontal yaitu antar sesama warga. Konflik horizontal ini umumnya dipicu oleh masalah tertentu yang entah bagaimana digelembungkan oleh siapa. Maka masalah tersebut akan dijawab secara positif oleh masyarakat.

Ada keuntungan dan kerugian di antara warga. Kondisi ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh mereka yang kita kenal sebagai provokator.

6. Pola Pertentangan Atau Kontras

Berbeda dengan pola perbandingan, pola kontradiksi hanya memberikan kontras atau menunjukkan perbedaan antara dua hal yang dibandingkan. Klausa utama menjelaskan inti dari perbedaan yang dilihat dari sudut pandang tertentu, misalnya fungsi, properti, ukuran fisik dan lain sebagainya.

Contohnya:

Peran seorang konduktor dalam pertunjukan orkestra di negara-negara Barat berbeda dengan kebanyakan konduktor orkestra di Indonesia. Konduktor pertunjukan orkestra di negara-negara barat bertanggung jawab penuh atas kualitas musik orkestra yang dimainkan.

Syarat utama menjadi seorang konduktor tentunya harus memiliki pemahaman yang luas dan mendalam dalam bermusik, baik secara teori maupun praktek.

Berbeda dengan dirigen dari negara barat, seperti dia, konduktor orkestra di Indonesia, terutama yang populer, umumnya tidak berlatar belakang akademis.

Demikianlah sahabat mengenai artikel tentang contoh pola ilustrasi yang dapat kami sampaikan mudah-mudahan dapat mendapat wawasan dan pengetahuan kalian semua.

Sekian dan terima kasih

Baca Artikel Lainnya>>>>>