Metode Ilmiah

Posted on

Hallo GuysΒ Rumussoal.comΒ kali ini kami akan meyampaikan sebuah artikel dengan judul Metode Ilmiah teks bahasa indonesia lengkap dengan pengertian, fungsi dan contohnya.

Metode Ilmiah – Bagian dari proses ilmiah untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis melalui bukti fisik dengan metode ilmiah memastikan bahwa suatu kesimpulan yang dapat diambil dalam bukti-bukti secara sistematis.

Jika metode ilmiah tidak dilakukan, maka eksperimen yang dilakukan diragukan dan tidak ada hukum atau rumusan yang jelas tentang terjadinya suatu fenomena fisik.

Metode ilmiah terdiri dari serangkaian pengamatan yang menggabungkan, mengakumulasi dan menelurkan teori-teori yang dapat menjelaskan dan memprediksi fenomena.

Salah satu contohnya adalah ketika seorang petugas kesehatan mempelajari fenomena banyaknya siswa yang mengalami sakit perut di sekolah dasar sakit perut dimulai seminggu terakhir.

Proses merumuskan masalah dan menyimpulkan bahwa jajanan berbahaya di sekolah dasar adalah teknik metode ilmiah.

Tahapan Metode Ilmiah

Dengan mengulas pemahaman di atas maka kami juga akan menayangkan beberapa tahapan dalam metode ilmiah, ddiantaranya adalah.

  1. Identifikasi masalah

Proses penelitian merupakan upaya untuk mendefinisikan masalah dan menjadikan definisi tersebut terukur sebagai langkah awal dalam penelitian

  1. Rumusan masalah

Rumusan masalah ini tergolong pertanyaan pokok yang dicari dan dijawab melalui penelitian.

Metode akuisisi ini dapat digunakan secara individual, tetapi dapat dengan mudah dalam menggabungkan beberapa metode dengan karangan yang akan itetapkan.

  1. Nyatakan hipotesis

Hipotesis merupakan asumsi kelulusan yang bersifat teoritis dengan penjelasan tentang hasil pengukuran hipotesis harus logis dan berdasarkan fakta.

  1. Lakukan percobaan

Hipotesis harus diverifikasi melalui eksperimen. Misalnya, uji sampel camilan siswa di laboratorium untuk melihat apakah mengandung zat berbahaya.

  1. Analisis terhadap data

Hasil percobaan berupa data kualitatif dan data kuantitatif dianalisis baik dalam bentuk visualisasi data yang sesuai.

  1. Kesimpulan

Benar atau tidaknya hipotesis tersebut akan dilihat dari hasil percobaan. Jika hasilnya mendukung hipotesis, maka hipotesis diterima. Sebaliknya, jika hasilnya bertentangan dengan hipotesis, maka hipotesis ditolak.

  1. Siapkan laporan

Seluruh ilmiah dicatat dalam protokol atau dokumen untuk diamankan.

  1. Transmisi metode ilmiah

Fase ini merupakan tindakan nyata agar hasil penelitian dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Karakteristik Metode Ilmiah

Berikut ini adalah bebrapa Karakteristik Metode Ilmiah diantaranya adalah sebagai berikut:

πŸ”· Kritis dan analitis – Metode ilmiah berarti peneliti melakukan observasi dan eksperimen secara detail untuk mendapatkan hasil yang relevan dan akurat.

πŸ”· Logis – ilmiah langkah yang diambil peneliti dapat dijelaskan secara logis, bukan berdasarkan firasat atau hal lain yang tidak dapat dijelaskan dengan logika.

πŸ”· Bersikaplah objektif – Hasil yang diperoleh harus merupakan hasil yang obyektif hasil tersebut tidak dikhususkan untuk peneliti saja dan bukan merupakan hasil rekayasa.

πŸ”· Secara empiris – Hasil tersebut diperoleh dari peristiwa nyata yang benar-benar terjadi dan tidak berdasarkan pendapat peneliti sendiri atau orang lain.

πŸ”· Konseptual di alam – Fokus pada pertanyaan yang berkaitan dengan konsep suatu fenomena hanya pada fakta yang dapat dirasakan atau dilihat, tetapi juga pada penjelasan tentang konsep bagaimana fakta tersebut terjadi dan hubungan di antara mereka.

Sikap Menentukan Metode Ilmiah

Pengetahuan yang sudah kami sampaikan di atas dalam artikel ini juga kami akan memnyampaikan Sikap Menentukan Metode Ilmiah adalah sebagai berikut:

βœ… Optimis – Menghasilkan penelitian yang baik bukanlah hal yang mudah. Optimisme tidak boleh menyerah dalam optimisme menjadi hal yang penting bagi peneliti dalam sebuah penelitian yang gagal.

βœ… Beranilah – Berani juga termasuk sikap yang membutuhkan metode dan berani melakukan sesuatu yang ditakuti dalam sebuah penelitian seorang peneliti juga harus melakukan yang tidak disukainya, karena sikap berani juga diperlukan.

βœ… Memiliki rasa ingin tahu yang besar – Keingintahuan yang besar awal dari penemuan hukum ilmiah zat atau formula yang baru, peneliti dapat menghasilkan karya karena rasa ingin tahu dan keingintahuan yang besar.

βœ… Jujur – Jujur berarti lebih banyak objektivitas daripada subjektivitas, dan menjalankan suatu metode penelitian, kejujuran pada hasil diperoleh dalam suatu penelitian.

βœ… Membuka – Keterbukaan harus terbuka untuk menerima pengetahuan dan masukan baru secara bebas, pikiran terbuka berguna bagi peneliti untuk menemukan yang baru dalam penelitian yang sedang dilakukan.

βœ… Toleran – Toleran mampu menghargai pendapat orang lain yang berbeda dengan toleran sangat penting karena dapat mengarah pada penelitian yang baik.

Tujuan Dalam Metode Ilmiah

Pengetahuan yang sudah kami sampaikan di atas dalam artikel ini juga kami akan memnyampaikan Tujuan Dalam Metode Ilmiah adalah:

Oleh karena itu, dalam penulisan akademik, kita tidak hanya diperbolehkan menulis atau memperhatikan kaidah penulisan akademik.

Dalam penulisan akademik diperlukan suatu metode agar tulisan kedepannya dapat dipahami dan dipahami oleh pembaca.

Berikut beberapa tujuan untuk mempelajari metode:

β–Ά Peningkatan kemampuan menyusun dan menyajikan fakta secara sistematis,

β–Ά Meningkatkan keterampilan dalam menulis berbagai makalah tertulis dan

β–Ά Memperluas pengetahuan tentang mekanisme penulisan esai

Syarat Dalam Metode Ilmiah

Pengetahuan yang sudah kami sampaikan di atas dalam artikel ini juga kami akan memnyampaikan persyaratan dalam metode ilmiah adalah:

β–Ά Secara obyektif, yaitu pengetahuan sesuai dengan objek atau didukung oleh fakta metodis

β–Ά Secara metodis, yaitu pengetahuan diperoleh dengan metode tertentu yang digunakan secara teratur dan teratur

β–Ά Secara sistematis, yaitu temuan ilmiah disusun dalam suatu sistem yang tidak independen satu sama lain

β–Ά Universal, yang berarti pengetahuan tidak valid atau tidak dapat diamati hanya oleh satu orang atau beberapa orang saja, tetapi setiap orang mendapatkan hasil terbaik dari percobaan yang sama.

Demikian materi yang dapat kami sampaikan tentang Metode Ilmiah semoga materi ini berguna untuk kita semua.

Sekian dan terimakasih.

Artikel Lainnya>>>>