Contoh Majas Epifora

Posted on

Contoh Majas Epifora – Adalah salah satu haya bahasa dalam berbicara yang digunakan di akhir kalimat atau terdapat di tengah kalimat sehingga penggunaan kalimat terbentuk di dalam majemuk yang berhubungan dengan gaya bahasa.

Nah Guys disini, rumussoal.com akan menyampaikan pemahaman ilmu pembahasan yang berjudul Contoh Majas Epifora secara singkat lengkap dengan pengertiannya yang sopan dan baik.

Yang Dimaksud Majas Epifora Adalah

Contoh Majas Epifora

Yang Dimaksud Majas Epifora Adalah sebuah frasa yang melibatkan kata dengan pengulangan kalimat yang terdapat di baris pertama dan di akhir kalimat dengan kiasan anaforis.

Dengan demikian majas ini dapat di katakan bentuk dari idiom atau kalimat yang berhubungan dengan kalimat di dalam baris yang memuat pengulangan kata.

Maka kata tersebut terbentuk sebuah kalimat yang terdapat di dalam puisi.

Contoh Majas Epifora

Majas efipora

Pemahaman singkat yang sudah kami sampaikan di atas, maka kami juga akan memberikan beberapa contoh Majas Epifora dari berbagai bidang kalimatnya antara lain adalah:

Majas Epifora Dalam Bentuk Puisi
Matahari sekarang telah tiba
Menandakan bahwa pagi telah tiba
Dan hari baru telah tiba

Matahari sudah berada di tengah langit kita
Ini menandakan bahwa tengah hari telah tiba di tengah-tengah kita
Matahari terbenam di barat sana
Dan di sanalah fajar muncul
Matahari telah terbenam dan telah meninggalkan kita

Tanda bulan datang kepada kita
Hidup terasa membosankan tanpa cinta
Hari tanpa warna tanpa cinta
Kami juga terbuat dari cinta


Jangan pernah pergi
Karena saya tidak akan pergi
Jika saya pergi nanti
Atau Anda akan menghilang
Tapi jangan biarkan cinta kita pergi

Merasa kesal berarti ragu-ragu
Selalu merasa tidak aman dalam hidup
Menentukan hidup masih belum pasti
Pikirkan cinta juga, tetaplah tidak aman

Saya tidak tahu berapa lama lagi akan ragu-ragu
Bahkan jika hidup tidak perlu bingung
Sehingga hidup akan bahagia

Banyak yang salah, maaf
Saya sangat menyesal
Jika Anda ingin kembali, saling meminta maaf
Jangan takut untuk meminta maaf
Yang mulia meminta maaf
Mari mulai saling meminta maaf

Cinta yang paling memancarkan cinta dari-Nya
Itulah mengapa hidup membutuhkan cinta
Karena semuanya masuk akal karena cinta
Karena semuanya terbuat dari cinta

Aku merindukanmu dalam diam
Aku merindukanmu dalam diam
Saya berdoa dalam diam
Semoga saya menanam dalam keheningan

Hamba ini diciptakan karena kamu
Hamba juga menyembah karena kamu
Hamba mati karena kamu juga
Dan aku dibesarkan lagi karena kamu
Majas Epifora Dalam Bentuk Kalimat
– Dengan perkembangan teknologi gadget, orang tua tidak kalah bersaing dengan remaja

– Meski demikian di rumah nenek saya masih ada nyamuk, baik di musim hujan maupun di musim kemarau.

– Kita harus selalu mensyukuri setiap berkah, baik manis maupun pahit.

– Kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam kompetensi tahunan berlaku untuk karyawan lama dan baru.

– Tidak masalah jika memiliki rambut lurus atau keriting.

– Adik-adik tetap makan banyak, meski mereka lapar atau kenyang.

– Tesis kakak harus tamat, cepat atau lambat Mama akan bertanya.

– Kami harus lulus tes nasional bersama, tidak peduli seberapa sulit atau sulitnya.

– Tangga yang dibawa ayah memengaruhi keseimbangannya, baik panjang maupun pendek.

– Bayi baru lahir seperti kertas putih tanpa noda.

– Tas terdiri dari berbagai warna, tas hitam terlihat lebih baik.

– Darah berarti adalah orang yang tangguh.

– Saya hanya harus berani membuktikannya jika saya bisa.

– Bagaimana tahu frasa ini memiliki tokoh anti-klasik.

– Sikap yang tunjukkan sebenarnya adalah sikap anak kecil.

– Apa itu kursi Ini adalah meja Terbuat dari bahan apa mereka.

– Makan pisang membuat saya ketagihan memakannya.

– Pensil warna sedikit berbeda dari pensil normal.

– Para pemancing berfoto dengan guru sekolah menengah.

– Soal nomor satu adalah soal nomor tiga yang lebih sulit.

– Foto ini berada di pameran kerja.

– Pelukis wajah menggunakan cat air.

– Pertandingan di Indonesia merupakan pertandaingan yang terbaik.

– bakso Bandung memang enak tidak seperti siomay saya.

– Rambutku keriting tapi rambut ibuku lurus.

– Kakiku memang udah kecil aku disuruh adu panco dengan teman gendutku.

– Tanaman lidah buaya merupakan tanaman kuat yang hidup di daerah kering.

– Serigala membentuk koloni dan biasanya serigala dihormati sebagai pemimpinnya.

– Jam dinding rumah rusak terpaksa harus melihat jam di ponsel.

– Semua yang ada di foto saya adalah teman saya.

– Dengan meminum air saya lupa meminum es krim yang dulu saya inginkan.

– Beberapa bergerak dalam urutan yang benar beberapa tidak teratur, yang lainnya tanpa tujuan.

– Bergeraklah sejauh dalam kehidupan dengan mendekati titik demi titik.

– Mas Badul makan kerupuk di toko kucing saya.

– Ngomong aku tidak mengenal diriku sendiri.

– Semua orang tersesat dalam cerita.
– Perasaan haru dan malu dapat kurasakan hati yang aneh.

– Sepuluh kacang sangat berharga sepuluh rupiah adiknya.

– Cinta bagaimana perasaan yang sempurna dengan cinta.

– Hari ini Senin, besok Selasa.

– Anak-anak yang bermain di taman.
– Api terbang berada di belakang rumah kosong itu.

– Hasil proses memasak nasi goreng dicampur dengan bumbu ini.

– Menyelesaikan sesuatu hal yang paling saya sukai karena itu membuat saya lebih tahu.

— Membangun pesawat tidak semudah membuat pesawat dari kertas.

– Papan catur terbuat dari papan kayu.

– Pada saat itu ketika saya terkejut, saya membuang sandal saya dan lari tidak percaya diri.

– Terbang ke sana burung kolibri terbang jauh.

– Flam Disney adalah kartun berkualitas.

Nah Guys, Sekian yang dapat kami ulas pembahasan tentang Contoh Majas Epifora.

Dengan adanya pemahaman yang sederhana ini dapat menambah pengetahuan kita semua, sekian dan terima kasih

Baca Artikel Lainnya>>>>>