Do’a Tawaf Wada

Posted on
Doa-Tawaf-Wada

Artikel makalah tentang, Do’a Tawaf Wada, meliputi dari, lafal Tawaf Wada , hukum bacaan, makna, arti, dan waktu mengucapkannya, supaya mudah di pahami.

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Do’a Tawaf Wada,,, Thawaf adalah salah satu pilar yang harus dilakukan pada saat melaksanakan ibadah haji dan umrah. Thawaf sebagai kegiatan mengelilingi Ka’bah tujuh kali.

Sholat tawaf harus diucapkan, selain itu juga merupakan sunnah dan memperbanyak membaca talbiyah dan pembacaan hafalan yang lainnya, tawaf wajib menyelaraskan bahu kiri dengan dengan aswad, karena tidak diperbolehkan ketika memulai putaran tawaf.

Demikian pada saat mengakhiri putaran tawaf dengan sejajarkan dan Imam Ghazali menjelaskan bahwa di Ihya Ulumuddin, setiap kali tiba di Rukun Yamani, ia disapu atau dilambaikan sebagai isyarat kepadanya sambil mengucapkan do’a.

Dalam ‘Zikir dan Doa Saat Tawaf’ dan Do’a sunat Tawaf’ sebelumnya, ada juga do’a tentang Ibadah Tawaf termasuk do’a singkat dari Tawaf Wada, Wada Tawaf’ atau ‘Farewell Tawaf’.

Do’a Tawaf Wada ini juga disebut ‘Tawaf Shadar’ karena setelah itu para peziarah akan meninggalkan Mekah untuk kembali ke rumah dan negara mereka.

Dalam pelaksanaan Tawaf Wada ini dapat dilakukan dengan berjalan normal dengan tujuh putaran, sama dengan tawaf yang lainnya sehingga hal ini di lakukan dengan melaksanakan shalat.

Doa terakhir dari tawaf yang perlu dibaca berisi tiga hal:

  • Mohon Allah سبحانه وتعال untuk menerima haji / umrah yang telah dilakukan,
  • Mintalah kepada Allah سبحانه وتعال untuk tidak menjadikan ziarah ini sebagai yang terakhir,
  • Mintalah kepada Allah سبحانه وتعال untuk mensejahterakan semua hal setelah ini.

Lafal Do’a Tawaf Wada

Lafal-Doa-Tawaf-Wada
Subahaanallaahi walhamdulillaahi wa laa ilaaha illallaahu allahu akbar. wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi. Wash shalaatu wassalaamu’alaa rasuulillaaahi shallallaahu ‘alaihi wa sallama. Allahumma iimaanan bika wa tashdiqan bikitaabika wa wafaa’an bi’aadhika wattibaa’an li sunnati nabiyyika muhammadin shallaahu ‘alaihi wa sallama. Allahumma inni as’alukal ‘afwa wal ‘aafiya wal mu’aafatan daaimata fid diini wad dunyaa wal aakhirati wal fauza bil jannati wannajaata minannaari

Artinya:

“Kemuliaan bagi Allah, segala bentuk pujian hanya layak dipuji bagi-Nya, karena tidak ada Tuhan selain Allah, Esensi Terbesar. Tidak ada kekuatan dan kekuatan kecuali itu datang dari sisi-Nya yang Maha Agung, Maha Agung. Doa dan salam mungkin selalu ditujukan kepada Rasulullah,

Karena Allah selalu memberikan berkah dan salam kepadanya. Ya Allah, aku melakukan tawaf ini hanya karena aku percaya pada-Mu, membenarkan buku-Mu, dan memenuhi janjiku kepada-Mu, dan

Mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad SAW. Ya Tuhan, sesungguhnya aku memohon pengampunan, kesehatan, dan perlindungan abadi-Mu dalam menjalankan aturan agama, baik urusan dunia maupun akhiratku, juga untuk menikmati kesenangan surga dan menghindari hukuman neraka.”

Do’a Selesai Tawaf Wada

Doa-Selesai-Tawaf-Wada
Allahumma innal baita baituka, wal-‘abda ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amatika, hamaltani ‘ala ma sakhkharta li min khal qika, hatta sayyartani ila biladika, wa balagtani bini’matika hatta a’antani ala qada’i manasikik. Fa in kunta radita ‘anni fazdad ‘anni rida, wa illa famunnal-ana ‘alayya qabla taba’udi ‘an baitika haza, awanunsirafi in azinta li gaira.”

“Mustabdilin bika wa la bibaitika wa la ragibin ‘anka wa la ‘an baitik. Allahumma ashibniyal ‘afi-yata fi badani, wal-‘ismata fi dini, wa ahsin munqalabi, warzuqni ta’ataka abadan ma abqaitani, wajma’ li khairayid-dun-ya wal-akhirah, innaka ‘ala kulli syai’in qadir. Allahumma la taj’al haza akhiral-‘ahdi bibaitikal-haram, wa in ja’altahu akhiral-‘ahdi fa’awwidni ‘anhul-jannata birahmatika ya arhamar-rahimin. Amin ya rabbal-‘alamin.”

Artinya:

“Ya Tuhan, rumah ini adalah rumahmu, aku adalah hambamu, anak hambamu dan anak perempuan hambamu. Membawakan saya barang-barang yang sendiri buat dengan mudah untuk membawa saya ke negara dan juga membebaskan saya dengan berkat-berkat , dan membantu saya untuk melaksanakan ziarah.

Ketika siap untuk saya, tambahkan kegembiraan ini kepada saya. Jika tidak, berhentilah sekarang sebelum saya jauh dari rumah, Sekaranglah saatnya bagi saya untuk pulang jika mengizinkan saya untuk tidak bertukar apa pun dengan atau jika rumah tidak membenci dan tidak membenci rumah.

Ya Allah, berkati aku dengan ketekunan tubuhku saat aku mempertahankan agamaku, kembalinya aku dan beri aku kepatuhan selama-lamanya selama kau membiarkanku hidup dan mengumpulkan kebajikan dunia ini dan akhirat untukku. Sungguh, kamu Mahakuasa atas semua hal.

Ya Tuhan, kamu seharusnya tidak menyediakan waktu untukku dengan rumahmu untuk yang terakhir kalinya. Saat kau menjadikanku yang terakhir kalinya, gantikan surga bagiku dengan rahmatmu, oh Tuhan, Yang Maha Pemurah dari semua yang mencintai. Amin, ya Allah Penjaga, memanggil semua alam.”

Demikian pembahasan dari kami tentang do’a dan kalimat talbiyah lengkap dengan terjemahannya, semoga pembahasn ini dapat bermanfaat dalam menjalankan ibadah haji, sekian dan terima kasih, Wallahu a‘lam.

Baca Juga: Do’a Talbiyah