Kingdom Animalia

Kingdom Animalia

Kingdom Animalia – adalah salah satu bentuk dari klasifikasi taksonomi dalam organisme yang tidak memiliki bagian dinding sel pada mahluk hidup, akan tetapi sangat bergantung pada organisme yang lain untuk makanannya.

Dalam hal ini juga meruakan bagian dari hewan yang berupa organisme eukariotik dengan sel multisel yang kompleks sehingga akan membuat fontosynthetics untuk membuat makanannya sendiri.

Kingdom Animalia termasuk bagian dari hewan yang mencari makanan dan akan dicerna oleh tubuh maka akan saling membutuhkan oksigen dalam karbondioksida yang di roduksi oleh limbah.

Didalam organisme multisel memiliki desain yang kompleks sebagai organisme dari gabungan multiseluler dengan makanan di luar sel dan terdapat nutrisi yang dicerna oleh tubuh.

Sistem Organ Kingdom Animalia

Dengan pembahsan di atas terdaat juga beberapa organ dalam sistem Kingdom Animalia diantaranya adalah:

1. Sistem Sirkulasi

Sistem Sirkulasi adalah dalam peredaran darah pada makhluk yang multiseluler dengan dibedakan dalam bidang sirkulasi dengan cara terbuka dan sirkulasi tertutup.

Maka sirkulasi terbuka akan mengalir dalam pembuluh darah dan darah akan mengalir dalam sistem vaskular.

Sehingga hewan memiliki dua ruang dengan hubungannya adalah atrium dan ventrikel dengan adanya pencampuran darah O2 dengan darah CO2.

2. Sistem reproduksi

Sistem reproduksi adalah sebuah sistem yang ada dalam organ Kingdom Animalia sangat bervariasi dengan cara aseksual sehingga keduanya akan membentuk suatu Reproduksi aseksual.

Dalam reproduksi adalah terjadi melalui peleburan dengan pembuahan dan akan menghasilkan pemupukan internal.

3. Sistem Pemesanan

Sistem Pemesanan Kingdom Animalia dalam bentuk exoskeleton dan endo-skeleton, adalah salah satu bentuk hewan yang memiliki kerangka yang ada luar tubuh dan akan berfungsi untuk melibatkan dalam melindungi organ.

Dengan kata lain hewan tak bertulang belakang filum Athropoda, yang memiliki kerangka di tubuhnya.

4. Sistem pernafasan atau respirasi

Sistem pernafasan atau respirasi adalah salah satu bentuk hewan yang bernapas menggunakan permukaan tubuh atau sistem pernapasan trakea. Maka dengan dengan sistem pernapasan ini menggunakan insang

Karakteristik Kingdom Animalia

  • Kingdom animalia bagian dari mahluk hidup multiseluler (memiliki banyak sel)
  • Bersipat Heterotrofik
  • Memiliki sel dalam otot untuk penggerak dengan sel saraf untuk stimulasi
  • Membutuhkan aliran oksigen
  • Memiliki bentuk yang berbeda dengan jenis spesies yang lainnya
  • Memiliki jaringan dasar yang dapat menyusun tubuh hewan
  • Dapat bereproduksi dengan cara seksual

Kelompok Hewan Kingdom Animalia

dDari pembahasan di atas maka terdapat juga beberapa Kelompok invertebrata Kingdom Animalia diantaranya adalah.

1. Burung

Burung atau biasa kita sebut burung merupakan salah satu golongan vertebrata dan memiliki bulu yang menutupi seluruh permukaan tubuh.

Bulu burung terdiri dari phyllo-plume (sebagai sensorik), plumulae (sebagai penyekat) dan bulu-bulu (untuk terbang).

Burung juga memiliki Saccus pneumaticus (kantung udara) yang berfungsi seperti bernapas saat mereka terbang, mengatur berat badan saat terbang, memperkuat suara dan melibatkan organ dalam sehingga tidak mendingin saat terbang.

2. Mamalia

Kelas Mamalia adalah kelas yang memiliki kelenjar susu (mammary glands) dan rambut yang menutupi seluruh permukaan tubuh.

Mamalia terdiri dari mamalia yang bertelur (misalnya platypus), mamalia berkantung (misalnya kanguru, koala) dan mamalia plasenta yang bersifat vivipar atau melahirkan.

3. Ikan

Kelas Pisces merupakan kelompok hewan yang hidup di air. Bagian luar tubuh ikan dilindungi oleh eksoskeleton berbentuk sisik. Kelas Pisces bisa bernapas di bawah air berkat insang yang menempel di tubuhnya.

Ikan adalah poikilotherms atau hewan yang hidup di udara dingin yang dapat menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu air sebagai habitatnya.

4. Amfibi

Amfibi merupakan kelompok hewan yang hidup di dua tempat yaitu di air atau di darat. Contoh amfibi termasuk katak, kodok, dan bernapas .

Jenis amfibi yang hidup di darat juga harus mencari wilayah perairan sebagai tempat bertelurnya.

Larva amfibi disebut berudu yang bentuknya seperti ikan kecil, hidup di air dan bernapas melalui insang.

Amfibi adalah poikilotherms atau berdarah dingin. Ordo amfibi adalah Anura, Caudata, Gymnophiona.

5. Reptilia

Reptil adalah vertebrata pertama yang beradaptasi dengan daerah kering. Reptil ini adalah autotomi, yaitu dapat menentukan bagian tubuh tertentu jika dalam bahaya.

Contoh reptilia adalah ular, buaya, buaya, kadal, kura-kura. Ordo reptil adalah Squamata, Crocodilia, Chelonia dan Rynchochepalia.

Klasifikasi Kingdom Animalia

Bagian dari klarifikasi dengan kelompok hewan yang memiliki tulang belakang, invertebrata adalah sebagai berikut.

1. Arthropoda

  • Hewan triploblastik selomata dengan tubuh simetris bilateral, dengan kaki dan tubuh tersegmentasi
  • Mereka hidup di habitat bebas, menjadi parasit, pengunjung, atau simbiotik.
  • Badan terdiri dari kepala (kepala), dada (dada) dan perut (perut). Eksoskeleton (struktur luar), jumlah anggota badan bervariasi, sistem sensorik.
  • Pernapasan menggunakan insang, trakea atau paru-paru yang dipaku.
  • Sistem sirkulasi terbuka.
  • Organ kelamin pria atau wanita dan wanita terdapat pada individu yang berbeda, serta reproduksi seksual internal dan ekdisis bermetamorfosis parsial (pengangkatan kutikula).
  • Terdapat 4 golongan berdasarkan struktur tubuh dan tungkainya yaitu Arachnoidea, Myriapoda, Crustacea dan Insecta.

2. Echinodermata

  • Hewan triploblastik dengan tubuh yang memiliki simetri bilateral dengan permukaan tubuh yang berduri dan hidup bebas di dasar laut.
  • Duri tumpul dan juga runcing, memiliki sistem rawat jalan, sistem saraf berbentuk cincin dengan pusat saraf bercabang, sistem pencernaan lengkap dan tidak ada sistem ekskresi.
  • Pernapasan insang, sistem peredaran darah dengan cairan rongga tubuh.
  • Diosseous seperti halnya reproduksi seksual eksternal dan juga dapat beregenerasi.

3. Annelida

  • Selomata hewan triploblastik
  • Memiliki bentuk tubuh simetris yang tersegmentasi secara bilateral, memiliki otot, sistem pencernaan yang lengkap, sistem peredaran darah, sistem saraf tangga tali atau sistem saraf
  • Tidak memiliki sistem pernapasan
  • Hemafrodit atau gonokoris (alat kelamin pria dan wanita dipisahkan dari individu yang berbeda).
  • Hidup bebas di dasar laut, air tawar, tanah dan tempat yang lembab atau menjadi parasit vertebrata.
  • Reproduksi seksual dan aseksual.
  • Ini dibagi menjadi 3 kelas, yaitu, Polychaeta, Oligochaeta dan Hirudinea.

4. Moluska

  • Hewan triploblastik dengan tubuh yang simetris bilateral, tekstur lembut, hidup di laut lepas, air tawar dan darat.
  • Tubuh terdiri dari kaki, massa viseral dan mantel. Dengan cangkang, sistem pencernaan dilengkapi dengan sistem peredaran darah terbuka dan tertutup.
  • Sistem saraf terdiri dari ganglion dan serabut saraf. Bernapas melalui insang atau rongga mantel. Ekskresi menggunakan nefridia, bereproduksi secara seksual secara internal atau eksternal dan bersifat diosis (alat kelamin pria dan wanita terdapat pada individu yang berbeda) atau monoseal (alat kelamin pria dan wanita pada individu).
  • Ada 3 kelas yaitu, Gastropoda, Pelecipoda dan Cephalopoda.

5. Cacing pipih

  • Hewan akselerasi triploblastik yang mempunyai tubuh simetris secara bilateral pipih, mempunyai sistem saraf, sistem pencernaan dengan lubang, tidak memiliki sistem sirkulasi, pernapasan dan ekskresi.
  • Hidup bebas di lautan, air tawar, tempat lembab atau juga hidup sebagai parasit pada hewan dan manusia.
  • Hemafrodit di alam
  • Reproduksi seksual dengan cara tunggal atau silang
  • Reproduksi aseksual melalui fragmentasi diikuti oleh regenerasi.
  • Klasifikasi dibagi menjadi tiga kelas yaitu Turbellaria, Trematoda dan Cestoda.

6. Nematelminth

  • Hewan triploblastik pseudokelomasi yang menyajikan bentuk tubuh bilateral simetris mirip elips yang ditutupi oleh kutikula dan sistem pencernaan lengkap, sistem peredaran darah dengan cairan pseudokelom, tidak memiliki sistem pernapasan dan ekskresi.
  • Hidup bebas atau menjadi parasit
  • Hidup di daerah yang lembab, air tawar atau laut dalam,
  • Ini memiliki sifat parasit pada manusia, hewan dan tumbuhan.
  • Reproduksi seksual
  • Contoh nematoda parasit adalah cacing kremi, cacing filaria, cacing gelang, cacing Trichinella dan cacing tambang.

Nah sobat rumussoal.com kiranya demikian yang daoat kami sampaikan pembahasan tentang Kingdom Animalia, semoga dengan pembahasan ini dapat berguna untuk di elajari, sekian dan terima kasih

Baca Artikel Lainya>>>>>