Pengertian Globalisasi

Posted on

Hallo Guys, Dalam kesempatan ini Rumussoal.com akan menyampaikan artikel tentang, Pengertian Globalisasi – secara garis besar pada negara – negara, berdasarkan dari nilai, dampak dari globalnya.

Pengertian Globalisasi – Globalisasi adalah salah satu proses global yang tidak mengenal batas dengan proses ide-ide yang akan dihasilkan oleh satu orang atau sekelompok.

Kemudian hal ini da[at ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain sehingga terbentuk lah ide yang akan diterima.

Maka globalisasi dapat mencapai titik kesepakatan dengan bersama dan menjadi pedoman bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia.

Sebagai itu juga proses global dengan cakupan globalisasi membawa nilai-nilai global yang akan dianut oleh semua orang di semua bangsa.

Ok Sobat lansung saja simak embahsan di bawah ini..?

Dampak Positif dan Negatif Pada Globalisasi

Globalisasi tidak busa disangkal dan menjangkau seluruh aspek kehidupan manusia.

Meski globalisasi memiliki dampak yang positif, namun sebenarnya terdapat beberapa dampak negatif nya juga antara lain:

A. Dampak Positif

  • Globalisasi dapat memungkinkan individu dalam negara untuk dapat berkomunikasi dengan mudah dan murah.
  • Globalisasi akan memungkinkan dalam pertukaran informasi dan penyebaran dalam ilmu pengetahuan dengan cepat dan akurat.
  • Globalisasi akan memungkinkan orang-orang dalam berkomunitas, antar negara dan latar belakang budaya.
  • Globalisasi akan membawa nilai-nilai universal yang berkaitan dengan isu kemanusiaan.

B. Dampak Negatif

  • Globalisasi dapat memunculkan perilaku konsumerisme dalam budaya masyarakat, dan dapat melakuakn akses ke media massa yang mendorong individu untuk terus berkembang.
  • Globalisasi dapat mempengaruhi bahasa dan budaya lokal
  • Globalisasi juga memiliki kemungkinan akan menghilangkan tradisi, dalam kebiasaan pada masyarakat.
  • Globalisasi dapat memperlebar kesenjangan dalam sosial dan skala lokal yang kesulitan mengakses internet akan tertinggal bila dibandingkan dengan masyarakat perkotaan.
  • Globalisasi juga berpotensi dapat menimbulkan kejahatan dalam skala lintas batas. Contohnya termasuk sebuah perdagangan narkoba dan perdagangan yang lainnya.

Faktor Penggerak Terbentuknya Globalisasi

Globalisasi dibuat secara otomatis maka terdapat juga faktor utama yang akan mendorong terbentuknya globalisasi, yaitu:

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi

Penggerak utama globalisasi sebuah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan fasilitasi proses dengan pertukaran informasi di berbagai penjuru dunia.

Kemajuan teknologi dengan membuat batas geografis antar negara di dunia yang semakin kabur karena semua informasi dibutuhkan dalam bentuk individu.

Kehadiran smartphone dalam koneksi internet menjadi contoh evolusi bidang teknologi yang mendorong keberlangsungan dari globalisasi.

Era globalisasi akan identik dengan kecepatan dalam kenyamanan dan ketersediaan.

Arus informasi akan berlangsung dengan cepat dalam peristiwa dunia dapat mudah diakses oleh siapapun dengan bantuan smartphone.

Bahkan segala informasi barang dan jasa selalu tersedia bagi setiap orang yang membutuhkannya bantuan akses internet.

Dampak positif globalisasi akan ada pertukaran informasi
Pertukaran informasi dan sebiah difasilitasi di seluruh dunia.

Kehadiran perusahaan multinasional

Perusahaan instrumen lain yang mendorong globalisasi dengan perusahaan multinasional besar yang menginvestasikan sebuah modal, aset, dan memutuskan untuk membangun.

Perusahaan multinasional juga pada dasarnya dapat menjalankan kegiatan ekonomi besar yang memiliki pengaruh yang besar terhadap perekonomian

Perusahaan multinasional juga semakin membingungkan batas geografis antar negara karena keberadaannya sangat ditentukan oleh pasar dunia.

Modal aset pada perusahaan tersebar dapat pengelolaan perusahaan dikelola secara internasional dengan karyawannya.

Nilai Dalam Globalisasi

Dari wawasan yang sudah kami sampaikan di atas maka kami juga akan memberikan beberapa nilai dalam globalisasi adalah.

Modernisasi

Modernisasi sebagai perubahan dalam masyarakat yang berubah dari tradisional atau dari masyarakat pra-modern dengan menjadi masyarakat modern.

Pengertian modernisasi menurut ahli adalah sebagai berikut:

  • Widjojo Nitisastro, modernisasi adalah transformasi total dari koeksistensi tradisional atau pramodern dalam arti teknologi dan organisasi sosial, menjadi standar ekonomi dan politik.
  • Soerjono Soekanto, modernisasi merupakan suatu bentuk perubahan sosial yang didorong oleh suatu rencana yang biasa disebut perencanaan sosial. (dalam buku Pengantar sosiologi).

Berdasarkan pengertian di atas mencakup arti adalah.

  • Modern berarti kemajuan rasional di segala bidang dan peningkatan mata pencaharian masyarakat secara umum dan merata.
  • Modern berarti kemanusiaan dan nilai peradaban yang tinggi dalam kehidupan sosial di masyarakat.

Maka modernisasi memiliki syarat-syarat tertentu adalah.

  • Suatu bentuk pemikiran ilmiah yang dilembagakan di kelas penguasa atau di masyarakat.
  • Sistem ketatanegaraan yang benar memasukkan birokrasi.
  • Adanya sistem pendataan yang baik dan tertib yang terpusat pada suatu instansi atau instansi tertentu.
  • Ciptakan iklim yang menyenangkan dan berfokus pada modernisasi melalui penggunaan alat komunikasi massa.
  • Organisasi tinggi yang di satu sisi berarti dan di sisi lain berarti pengurangan kemandirian.
  • Sentralisasi kewenangan pelaksanaan perencanaan sosial

Hak Asasi Manusia (HAM)

Hak asasi manusia adalah prinsip moral yang menggambarkan pola perilaku manusia tertentu, dan secara teratur dilindungi sebagai hak hukum di kota dan di bawah hukum internasional.

Hak asasi manusia umumnya dipahami sebagai hak sebagai hak dasar seseorang yang melekat karena dalam hak asasi manusia tidak bergantung pada bangsa, agama, suku atau status lain.

Toleransi

Dalam bahasa Inggris, “toleransi” sikap mengizinkan, dan menghormati kepercayaan orang lain tanpa persetujuan bahasa Arab istilah ini merujuk kata “tasamuh” yang artinya mengijinkan atau memfasilitasi.

Kamus Indonesia menjelaskan bahwa toleransi kebebasan, dalam arti menyukai membiarkan orang memiliki pendapat atau tidak ingin mengganggu kebebasan berpikir dan berkeyakinan orang lain.

Sedangkan dalam pandangan para ahli, toleransi memiliki beberapa arti sederhana, toleransi atau toleransi diartikan oleh Efendi sebagai sikap menghargai kemajemukan.

Dengan kata sikap ini tidak hanya untuk mengakui keberadaan dan hak orang lain, ikut serta dalam mengetahui memahami keberadaan kebhinekaan.

Karena toleransi terhadap agama lain prasyarat penting bagi setiap individu hidup damai dan tentram interaksi dan pemahaman yang baik antar umat beragama.

Demokrasi

Demokrasi adalah salah satu bentuk pemerintahan di mana semua warga negara memiliki hak yang sama dalam mengambil keputusan yang menentukan kehidupannya.

Penundaan juga dapat diartikan sebagai bentuk pemerintahan yang dijaga oleh rakyat atau oleh rakyat yang memegang kedaulatan tertinggi.

Demokrasi memungkinkan warganya untuk berpartisipasi baik secara langsung maupun dengan perwakilannya dalam perumusan, pembangunan dan juga dalam penyusunan undang-undang.

Berikut beberapa definisi demokrasi menurut para ahli:

  • Pengertian demokrasi menurut Abraham Linclon sistem pemerintahan yang dibuat oleh rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
  • Pengertian demokrasi menurut Charles Costello sebuah sistem sosial politik pemerintahan sendiri dengan kekuasaan pemerintahan yang dibatasi oleh hukum dan adat istiadat untuk melindungi semua hak individu seorang warga negara.
  • Definisi demokrasi Hans Kelsen adalah pemerintahan yang dijalankan oleh rakyat dan untuk rakyat. Sedangkan yang menjalankan kekuasaan negara yang dibuat oleh wakil rakyatnya.

Ok sobat sampai disini dulu pembahsan dari kami, semoga apa yang sudah kami sampaikan di atas dapat berguna dan bermanfaat sekian dan terima kasih.

Baca Artikel Lainnya>>>>>