Fungsi Pancreas

Posted on

Hallo sobat, rumussoal.com kali ini penulis akan menyampaikan materi tentang Fungsi pancreas – lengkap dengan pengertian, fungsi, hormon, mekanisme, dan organ supaya mudah dipahami.

Pengertian Pancreas

Fungsi-Pancreas

Pancreas adalah – kelenjar ganda yang memiliki sifat seperti eksokrin dan endokrin,suatu kelenjar komposit yang berasosiasi strukturnya sangat mirip dengan air liur.

Mempunyai panjangnya sekitar enam inci, dan terdiri dari tiga bagian pankreas juga merupakan organ aksesori dalam sistem pencernaan.

Baca Juga: Struktur Membran Sel

Fungsi Pancreas

Pancreas

Berikut ini terdapat 2 fungsi organ pancreas, dintaranya yaitu :

1. Fungsi Pancreas Untuk Organ Eksorin

Berikut ini fungsi – fungsi dari pancreas sebagai organ eksorin :

1. NaCHO3

Merupakaan cairan yang berfungsi untuk membuat basah dalam makanan yang memasuki deudonum, yang akan menyebabkan terjadi kerusakan pada asam lambung

2. Lipase

Merupakan enzim dengan fungsi memecah lemak menjadi asam lemak gliserin, namun enzim lipase juga berperan dalam mengatur timbunan lemak agar tidak berlebihan dalam tubuh.

3. Tripsinogen

Merupakan komponen proteinase atau pemecah protein yang belum aktif, saat membentuk enzim tripsin yang memecah pepton menjadi beberapa asam amino.

4. Amilase

Merupakan enzim dengan fungsi mengubah pati untuk polisakarida atau menjadikan asam gula sederhana, yang bisa terjadi karena tubuh hanya bisa menyerap gula dalam bentuk monosakarida.

5. Enzim Karbohidrase

Merupakan enzim dengan fungsi memecah gula dalam makanan, enzim memecah disakarida menjadi dua monosakarida dalam bentuk gula paling sederhana.

Baca Juga: Fungsi Karioteka

2. Fungsi Pancreas Untuk Organ Endokrin

Berikut ini fungsi – fungsi dari pancreas sebagai organ endokrin :

1. Sel Alfa Pancreas

Sel yang menghasilkan hormon glukason untuk meningkatkan kadar gula darah, mengurangi cadangan gula di hati dan kemudian memindahkannya ke dalam darah.

2. Sel Beta Pancreas

Sel ini memiliki fungsi menghasilkan hormon insulin yaitu untuk menurunkan gula darah.

Jika gula dalam darah terlalu tinggi, insulin menyimpan kelebihan gula di hati, jika hormon ini hilang maka orang itu terkena diabetes mellitus.

3. Sel Gamma Pancreas

Sel ini memiliki fungsi menghasilkan polipeptida pankreas fungsi polipeptida adalah untuk memperlambat penyerapan makanan.

4. Sel Delta Pancreas

Sel delta pankreas adalah sel dengan fungsi memproduksi somatostatin, fungsi hormon hematostatin adalah untuk menghambat sekresi glukagon oleh sel – sel alfa.

Fungsi Pancreas Secara Umum

Berikut ini terdapat macam – macam fungsi pancreas secara umum, diantaranya yaitu :

  • Memiliki kelenjar eksokrin dan kelenjar mengeluarkan zat tertentu tanpa melalui pembuluh darah.
  • Memiliki kelenjar endokrin atau kelenjar yang mengeluarkan zat tertentu melalui pembuluh darah.
  • Memiliki tugas menjaga keseimbangan kadar gula tubuh.
  • Memiliki cairan pankreas untuk proses pencernaan di saluran pencernaan.
  • Memiliki peranan dalam menjaga keseimbangan lemak tubuh.
  • Memiliki peran metabolisme baik dalam anabolisme dan katabolisme dalam gula dan bentuk lainnya.
  • Berfungsi dalam metabolisme lemak sebagai produsen protease seperti trypsin, amylase dan lipase untuk mendukung proses pencernaan.

Baca Juga: Fungsi Struktur Nukleus

Hormon Endokrin Pancreas

Hormon-Pancreas

Berikut ini terdapat 3 hormon endokrin pancreas, diantaraanya yaitu :

1. Hormon Sel A 

Hormon sel A melepaskan hormon yang disebut glukagon, glukagon meningkatkan tingkat glukosa dalam aliran darah dengan metabolisasi simpanan glukosa dalam aliran darah.

Ini penting karena organ vital bergantung pada glukosa untuk energi, jumlah glukagon yang diekskresikan oleh sel A tergantung pada kadar gula darah.

Kadar glukosa darah tinggi menghambat produksi glukagon, sedangkan kadar glukosa rendah, karena hipoglikemia atau aktivitas fisik yang intens menyebabkan jumlah glukagon yang dihasilkan meningkat.

2. Hormon Sel B

Hormon sel B yaitu endokrin yang memungkinkan untuk mengatur tingkat glukosa dengan memproduksi insulin, insulin memainkan peran yang kontradiktif dengan glukagon.

Glukagon dibuat untuk meningkatkan kadar glukosa, insulin dibuat untuk menurunkan kadar gula darah.

Tujuan insulin adalah untuk menurunkan gula darah dengan menyebarkan glukosa ke otot dan membiarkannya tetap dalam aliran darah.

3. Hormon Sel D

Hormon sel D yaitu guna untuk melepaskan hormon yang diketahui sebagai somatostatin, somatostatin berperan sebagai pengatur di pankreas endokrin.

Peran utama hormon ini adalah menghambat pembentukan dan sekresi hormon lainnya, berkenaan dengan glukagon dan insulin, produksi somatostatin meningkat ketika ada terlalu banyak hormon dalam tubuh.

Mekanisme Kerja Pancreas

Mekanisme-Kerja-Pancreas

Merupakan keseimbangan metabolisme tergantung pada gula darah yang disimpan dalam konsentrasi dekat dengan titik pasang surut, yaitu sekitar 90 ml sampai 100 ml pada manusia.

Jika gula darah melebihi nilai ini, insulin dilepaskan dan konsentrasi glukosa berkurang, ketika gula darah turun di bawah titik pasang, glukagon meningkatkan konsentrasi glukosa.

Melalui umpan balik negatif, konsentrasi gula darah menentukan jumlah relatif insulin dan glukagon yang diekskresikan oleh sel pulau langerhans.

Baca Juga: Fungsi Retikulum Endoplasma

Organ Hormon Pancreas

Organ yang dipandu oleh pankreas endokrin dalam hormon pankreas adalah hati insulin mengubah kelebihan gula dalam darah dan mengubahnya menjadi glikogen yang disimpan di hati.

Sedangkan glukagon mengubah atau memecah simpanan gula dalam bentuk glikogen di hati menjadi gula dan bersirkulasi ke dalam pembuluh darah ketika kita lapar tidak mengkonsumsi gula.

Jadi jika kita tidak makan, kita masih bisa bergerak karena kita mendapatkan energi dari cadangan gula atau glikogen yang tersimpan di hati.

Sementara hormon target organ atau somatostatin adalah pankreas itu sendiri, somatostatin adalah pengatur produksi hormon insulin dan glukagon.

Produksi somatostatin meningkat ketika salah satu hormon insulin atau glukagon sedang dalam proses kelebihan produksi.

Penyakit Pada Pancreas

Berikut ini terdapat beberapa penyebab penyakit pada pancreas, diantaranya yaitu :

1. Pancreas Pankreatitis

Pankreatitis adalah gangguan pankreas yang serius dengan intensitas yang dapat berkisar dari kelainan yang relatif ringan.

Dan sembuhkan diri Anda dari penyakit yang cepat, fatal, dan tidak responsif terhadap berbagai perawatan.

2. Pancreas Tumor

Pancreas tumor ganas adalah pankreas insidensi sekitar 3 – 5 % dari semua kanker ditemukan dan 17 % dari semua kanker ditemukan di saluran pencernaan.

3. Pancreas Insulinoma

Pancreas insulinoma adalah tumor pankreas yang langka di mana tumor ini menghasilkan insulin, hormon yang menurunkan gula darah hanya 10 % dari insulinoma yang ganas.

Baca Juga: Fungsi Struktur Ribosom

Cara Menangani Penyakit Pancreas

Berikut ini terdapat beberapa cara menangani penyakit pancreas, diantaranya yaitu :

1. Penyuntikan Insulin

Suntikan insulin ini biasanya diberikan kepada penderita diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2 yang tidak dapat lagi diobati dengan obat oral, ini tentang menurunkan gula darah.

2. Pemberian Enzim

Pemberian dengan fibrosis kistik menerima enzim pankreas, enzim biasanya dipasok melalui suplemen enzim.

3. Drainase

Drainase ini dilakukan dengan memasukkan jarum dan tabung melalui kulit ke dalam pseudokista, tabung tersebut kemudian dihubungkan ke rongga perut atau usus.

4. Operasi Pseudokista

Operasi pseudokista dapat dilakukan dengan menggunakan teknik laparotomi, dilakukan dengan cara operasi sayatan vertikal panjang di perut.

5. Reseksi kanker Pancreas

Operasi ini dilakukan dengan mengeluarkan kantong empedu, bagian dari kepala pankreas dan pangkal usus kecil.

6. Transplantasi Pancreas

Transplantasi ini dilakukan pada pasien dengan cystic fibrosis dan diabetes menggunakan donor pankreas pengganti.

7. Transplantasi Sel Islet

Transplantasi dilakukan dengan mengeluarkan sel pulau pasien dan menggantinya dengan sel pulau pankreas dari donor.

Nah sekian sobat pembahasan dari rumussoal.com materi tentang Fungsi pancreas, semoga pembahasan ini dapat di pahami dan berguna untuk kita semua, sekian dan terima kasih.

Baca Artikel Lainya>>>>>