Struktur Dramatik

Posted on

Hallo sobat pada kesempatan ini rumussoal.com akan menyampaikan materi tentang Struktur Dramatik dalam naskah drama, lengkap dengan pengertian, skema, sifat, bentuk, tugas, contoh dan gambar supaya mudah dipahami.

Struktur Dramatik – adalah sebuh peristiwa tunggal yang terdiri dari bagian-bagian yang mengandung pada tingkatan elemen dengan membentuk struktur dalam karya seni, yang terhubung pada pembentukan, dan dapat disunan dengan penulisan cerita.

Langsung saja simak pembahasan dibawah ini…?

Struktur Dramatik Adalah

Struktur-Dramatik

Struktur Dramatik Adalah salah satu jenis karya sastra yang merepresentasikan tentang kehidupan manusia dengan gerakan yang menunjukkan realitas pada kehidupan yang memiliki karakter yang melalui peran yang akan dipentaskan.

Struktur Dramatik dapat juga disebutkan dalam repertoar teater (lakon), dengan karya yang dibuat oleh penulis, yang didasarkan pada isi cerita dalam drama.

Hal ini juga sebagai karya tulis, yang memiliki struktur khusus yang membedakannya sebagai struktur dramatis yang dapat mengacu pada tindakan atau peristiwa yang akan disajikan di atas panggung untuk menyampaikan karya tersebut.

Maka naskah drama akan dirancang dan dapat dilakukan untuk penonton nanti yang membutuhkan kualitas komunikasi dengan masalah yang dapat dapat disajikan secara penuh dan mendalam pada pertunjukan drama.

Dalam sebuah sstilah Struktur Dramatik berasal dari kata-kata dalam bahasa kode Jawa dan Wara dan kemudian sebagai makna dalam ajaran seni teater yang dibuat dengan simbolisme.

Dengan kegiatan teater yang menggunakan naskah dialog, sedangkan dalam drama tradisional improvisasi yang digunakan dalam dialog sebagai Struktur Dramatik .

Baca Juga: Teater Transisi

Sifat Struktur Dramatik

Sifat Struktur Dramatik dalam sebuah peristiwa yang mengandung unsur aksi yang disusun dengan mempertahankan kesinambungan cerita dari awal hingga akhir.

Sebagai mengajarkan tentang trilogi drama:

  • Kesatuan waktu
  • Kesatuan tempat
  • Kesatuan acara

Berikut beberapa sifat Struktur Dramatik diantaranya adalah.

1. Pameran – Bagian pertama dari sebuah cerita yang berisi penjelasan dan informasi tentang karakter dengan masalah atau lokasi dan waktu

2. Tindakan hasutan – Tindakan / peristiwa oleh pemeran yang membangun kecenderungan untuk bertindak, yang dikenal sebagai titik serangan

3. Konflik – Meningkat (dari Aksi Aksi) sebagai konflik awal yang bertabrakan pada saat karakter akan dimulai.

4. Krisis – Berkembangnya konflik hingga klimaks. Ini berarti bahwa karakter mulai menunjukkan tindakan mereka terhadap masalah yang mereka hadapi.

4. Resolusi – adalah sebuah pernyataan yang dapat menyatukan masalah yang ditanggung oleh eksekutif untuk menemukan solusi dalam peranan pada pertunjukan.

6. Kesimpulan – fase terakhir dari jalinan struktur dramatis, di mana nasib para pemimpin mendapatkan kepastian.

Baca Juga: Media Karya Seni Rupa 2 Dimensi

Skema Struktur Dramatik

Menurut Hudson telah menyatakan skema aksi dramatis tersebut diatur sebagai garis dengan perilaku, dan terdapat elemen yang struktural atau bagian plot yang mewakili adegan sehingga perilaku permainan dapat dibaca dengan jelas.

Skema tersebut dapat digambarkan adalah sebagai berikut.

1 = Pameran

Fase Pameran adalah sebuah karya awal atau pada saat memaparkan materi yang relevan dalam karya tersebut dengan bahan-bahan yang berisi karakter yang ada sebagai berlangsung acara yang hadapi.

2 = Insiden awal

Insiden awal adalah sebuah insiden yang jadi memicu konflik, baik dari karakter utama dengan karakter sekunder, yang dapat menunda aksi dalam permainan.

3 = Pertumbuhan perilaku

Pertumbuhan perilaku hal ini merupakan sebuah tindakan dengan konflik sebagai karakter yang lebih sulit dalam komplikasi yang semakin rumit sebagai jalan keluar pertunjukan.

Baca Juga: Fungsi Tata Rias Dalam Teater

4 = Krisis atau titik balik

Krisis atau titik balik adalah sebuah situasi di mana permainan akan berakhir pada titik yang sangat tegang atau konyol dengan menunjukkan perilaku yang naik ke titik belok.

5 = Penyelesaian atau penurunan nilai

Penyelesaian atau penurunan nilai adalah sebuah bagian dari permainan yang dapat mewakili tingkat penurunan emosi dan jalan keluar dari konflik pada pertunjukan.

6 = Keputusan

Keputusan adalah sebuah berjalannya pertunjukan dengan konflik yang terjadi dalam permainan dan dapat diakhiri pada skema yang dikembangkan dari berbagai variasi dengan penempatan elemen konflik dan solusinya.

Nah demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan pembahasan tentang, Struktur Dramatik dalam sebuah karya seni, semoga apa yag sudah kami sampaikan dapat berguna dan bermanfaat sekian dan terima kasih.

Baca Juga: Fungsi Sutradara