Asam Nukleat

Posted on

Hallo gaes pada artikel sebelumnya rumussoal.com sudah memberikan wawasan atau berbagai ilmu pengetahuan dari berbagai materi.

Namun kali ini kali ini rumussoal.com akan menyampaikan materi tentang Asam Nukleat pada biokimia – lengkap dengan pengertian, fungsi, unsur, struktur, dan Sifatnya harapan kami supaya mudah dipahami.

Baiklah gaes untuk mempersingkat waktu langsung saja simak pembahasan dibawah ini yaaa…?

Asam Nukleat Adalah

Asam-Nukleat

Asam nukleat yaitu molekul biologis besar yang sangat penting untuk semua bentuk pada kehidupan sehari-hari.

Asam nukleat tergolong dalam RAN dan DNA, mereka adalah yang sangat menentukan keturunan organisme hidup.

Mereka berada pada sebagian besar sel-sel hidup baik itu didalam kaadaan bebas atau terikat pada protein sebagai nukleoprotein.

Asam nukleat merupakan biopolimer dengan mononukleotida dan juga pada bagian yang berulang.

Monomer yang disebut juga dengan nukleotida, mereka terdiri dari tiga bagian yakni gula, amina dan juga gugus fosfat.

Baca juga : Klasifikasi Planet

Fungsi Asam Nukleat

Baik sobat jika kalian suda mengetahui tentang pengertian dari asam nukleat dan dibawah ini kami akan mempaparkan beberapa fungsi dari asam nukleat.

  1. r-RAN yang sebagian besarnya akan ada kedalam ribosom dan mempunyai peran yang sangat penting untuk bertanggung jawab dengan stabilitas m-RAN.
  2. Fungsi yang paling utama dari asam nukleat ini ialah sebagai tempat untuk penyimpanan dan mengarahkan sintensis genetik yang baru.
  3. Transfer t-RAN sendiri sangatlah berfungsi untuk menghidupkan asam amino ke dalam tempat sintensis protein.
  4. Asam nukleat dipakai dalam menyimpan informasi genetik dan juga mengarahkan sintensis genetik yang baru.
  5. m-RAN yang berfungsi sebagai untuk mengambil pesan genetik dari RAN.
  6. Asam deoksiribonukleat yang digunakan untuk menyimpan informasi pada genetik yang ada didalam sel.
  7. RAN yang berfungsi sebagai petunjuk untuk mengarahkan sintensis protein.
  8. Digunakan sebagai pengontrol sitensis RAN ke dalam sel dan akan dilakukan oleh DNA.
  9. Fungsi dari heliks ganda pada DNA ini sendiri ialah untuk menentukan bahwa tidak akan ada lagi gangguan yang akan trerjadi pada informasi genetik jika rusak maupun hilang.
  10. Sangat berfungsi untuk mentransmisikan informasi pada genetik dan juga dari DNA ke pembuatan protein pasa sel.
  11. Urutan basa nitrogen untuk mempunyai fungsi di dalam pada tulang punggung DNA untuk menentukan protein yang sangat disintesis.
  12. Menunjukan produksi protein yang baru dengan mengtranspot informasi genetik dalam struktur pada bangunan protein.

Baca Juga: Reproduksi Virus DNA

Struktur Asam Nukleat

struktur asam nukleat
  • Struktur Primer

Struktur primer pada asam nukleat yakni urutan dari linear nukleotida yang dihubungkan dengan cara satu sama lain dengan sambunga pada fosfodiester.

  1. Basa pirimidin adalah membangun ikatan pada glikosidik diantara nitrogen dan juga 9′ -OH dari deoksiribosa.
  2. Gula 5 pada karbon yakni deoksiribosa pada DNA dan juga gula ribosa pada RNA.
  3. Nukleat terdiri dari tiga komponen, diantaranya yaitu basa nitrogen,gugus fosfot dan juga gula 5-karbon.
  4. Basa nitrogen adalah puria (guanin,adenin) dan juga pirimidin sitosis,timin (yang hanya ada didalam DNA) , urasil (hanya ada didalam RAN saja)
  5. Basa purimidin adalah membanggun ikatan pada glikosidik diantara nitrogen dan juga 9’9 -gugus OH molekul gula.

Didalam basa purin juga ada primidin gugus fosfor yang membentuk ikatan dengan cara molekul gula antara 1 kelompok oksigen yang bermuatan negatif dan 5′-OH dari gula.

Nukleotida ini yang membangun hubungan pada fosfodiester yakni antara 5 dan juga 3 pada atom karbon, yang nantinya akan membentuk asam nukleat.

Pada urutan Nukleotida ini sangatlah penting untuk melengkapi satu dengan yang lainya.

  • Struktur Sekunder

Struktur sekunder adalah interaksi pada basa, pada struktur ini menunjukan bahwa pada bagian mana helai yang terikat antara satu sama yang lainnya.

Pada kedua ikatan DNA didalam double heliks DNA yang saling terikat satu dengan yang lainya pada batasan hidrogen.

Nukleotida pada pasangan basa yang satu ini ialah ikatan dengan nukleotida ikatan lainnya, struktur sekunder pada DNA didominasi oleh pasangan basa 2 helai polinukleotida yang membentuk doubel heliks.

  • Struktur Tersier

Struktur tersier adalah bentuk dari tiga dimensi yakni pada seluruh ikatan dilipat, pada pengaturan struktur tersier yang berbeda didalam empat bentuk struktural, yakni sebagai berikut:

  1. Pada tangan kiri atau kanan.
  2. Pada jumlah pasangan basa pergantian.
  3. Pada Panjang pergantian heliks.
  4. Perbedaan antara ukuran antara utama dan juga alur yang kecil.
  • Struktur Kuarter

Struktur Kuarter yang paling terakhir adalah pada struktur kuarter, pada struktur ini sendiri yakni tingkat yang lebih tinggi dari pada organisasi pada asam nukleat dan yang mengacu kepada interaksi daeri asam nukleat dengan molekul yang lainya.

Bentuk dari kromatin ialah organisasi yang paling sering dan sangat sering terlihat dan yang menunjuukan adanya interaksi oleh protein histon yang lebih kecil.

Baca Juga: Alat Dan Bahan Hidroponik

Contoh Dari Asam Nukleat

Nah, dibawah ini kami akan memberikan dan menjelaskan contoh dari asam nukleat, mari kita simak contohnya di bawah ini:

1. DNA

dna
DNA

Asam deoksiribonukleat atau yang di sebut juga dengan DNA adalah komponen yang terkenal didalam genetik ini berisi tentang semua informasi genetik yang membawa tali panjang informasi yang disebut dengan GEN.

Gen ditemukan didalam inti sel, struktur pada polimer yang terbuat gula membentuk titik pada perlekatan untuk nukleobasa yang nantinya membentuk DNA.

Kombinasi atau campuran dimana basa nukleat ini mengikat dan akan menghasilkan sifat keturunan kita.

2. RNA

RNA

RNA atau yang sering disebut juga dengan ribonukleat mempunyai keturunan dengan DNA, RNA merupakan salah 1 asam nukleat yang terdiri dari berbagai unit mononukleotida.

RNA itu ialah hasil dari transkip dari suatu fragmen yang ada pada DNA dan membentuk RNA yakni polimer yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan DNA.

Fungsi dari RNA

RNA mempunyai banyak sekali fungsi yang sangat penting untuk manusia,sebab pada beberapa virus seperti virus bakteriofag.

Baca Juga: Fungsi Makanan

Unsur Penyusun Pada Asam Nukleat

Asam Nukleat tersusun dari berbagai molekul nukleotida yang berperan sebagai monomernya.

Pada tiap-tiap nukleotida pasti memiliki 3 (tiga) komponen utama yakni:

  1. Basa nukleotida atau basa nitrogen ( basa N) yang dimana derivat pirimidin atau purin dengan struktur kimia yang berupa cincin aromatik heterosiklik.
  2. Pada gula pentosa yang mengandung 5 (lima) atom.
  3. Yang berupa deoksiribosa atu di sebut juga dengan ribosa.

Sifat Fisika Kimia Pada Asam Nukleat

asam nukleat

Dibawah ini akan dijelaskan sekilas mengenai sifat fisika kimia pada asam nukleat, mari simak penjelasanya dibawah ini:

  • Pengaruh Asam

Pada asam pekat dan juga suhu yang tinggi, contohnya HCLO4 dengan 100 derajat celcius, dan akan mengalami hidrosi sempurna.

Tetapi, pada asam mineral yang lebih encer, ikatan glikosidik antara gula dan basa purin saja yang terputus.

Jadi bisa kita simpulkan bahwa pada asam nekleat dikatakan memiliki sifat apurinik.

  • Kerapatan apung

Kerapatan apung atau yang disebut juga dengan (bouyant density), yang didalamnya mengandung garam pekat.

Berat pada melekul yang tinggi, contohnya misalnya sesium klorid (CsCl) 8M, DNA yang memiliki kerapatan yang sama.

Yaitu sekitar 1,7 g/cm3, larutan disentrifungsi memiliki kecepatan yang sangat tinggi maka garam CsCl yang pekat akan berpindah ke dalam tabung dan membentuk gradien kerapatan.

  • Viskositas

Pada DNA kromosom dikatakan juga memiliki nisbah aksial yang sangat penting sebab diameternya hanya 2 mm.

Dan panjangnya bisa mencapai beberapa cm, DNA berbentuk tipis dan memanjang dan akan menimbulkan masalah sendiri saat hendak melakukan isolasi DNA yang utuh.

  • Pengaruh Alkali

Pada pengaruh alkali dan terhadap asam nukleat akan mengakibatkan terjadinnya perbedaan status tautomerik basa.

Sebagai salah satu contohnya yaitu, peningkatan pH akan menyebabkan perbedaan pada struktur guanin dari awal bentuk keto da menjadi bentuk yang enolat sebab molekul itu kehilangan sebuah proton.

Dan selanjutnya pada perubahan ini nantiya akan menyebabkan terpisahnya sebuah untaian hidrogen dan pada akhirnya rantai pada ganda DNA akan mengalami denatusi.

Dan hal yang samapun akan terjadi apabila pada saat pH sedang netral sekalipun, RNA jauh lebih retan terhadap hidrolid jika kita bandingkan bersama DNA.

Sebab jika adanya gugus OH pada atom C pada nomor dua (2) didalam gula ribosanya itu sendiri.

Sekian sobat pembahasan dari rumussoal.com materi tentang, Asam Nukleat, semoga materi yang sangat singkat ini mudah dipahami, dan juga bisa bermanfaat untuk kalian, sekian dan terima kasih.

Artikel Lainnya>>>>>