Pengertian Dinamika Penduduk

Posted on

Hallo Guys Rumussoal.com kali ini kami akan meyampaikan sebuah Artikel materi pembahsan tentang Pengertian Dinamika Penduduk indonesia lengkap dengan pengertian, fungsi, ciri dan contohnya.

Pengertian Dinamika Penduduk – adalah perubahan dalam pertambahan penduduk dari waktu ke waktu yang di akibatkan peristiwa angka kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk.

Hal tersebut dikenal sebagai elemen dinamika secara umum dapat peprubahan migrasi, dan pertumbuhan penduduk secara keseluruhan.

Maka dengan pertumbuhan penduduk merupakan perbedaan antara kelahiran dan kematian.

Pertumbuhan secara alami dapat dihitung menggunakan rumus berikut: Pa = L – M (Pa = pertumbuhan populasi alami L = jumlah kelahiran M = jumlah kematian)

Pertumbuhan penduduk juga disebabkan oleh faktor-faktor seperti kelahiran, kematian, dan migrasi dalam rumus sebagai berikut:

P = (L – M) + (I – E) (P = pertumbuhan total L = kelahiran M = jumlah kematian I = pendatang E = jumlah dari emigrasi.

Mengatasi Dinamika Kependudukan

Salah satu efek positif dan negatif yang diketahui ada beberapa cara untuk mencegah populasi tumbuh atau berkembang Kependudukan adalah.

Jalankan program transmigrasi – Kepadatan penduduk di suatu wilayah akan dikurangi dengan melaksanakan program transmigrasi. Maka transmigrasi akan memperlambat pembangunan.

Pekerjaan yang adil – Selain itu membuat lapangan kerja juga dapat menjadi alternatif perbaikan dinamika kependudukan. Banyak pekerjaan yang hanya dibuka di perkotaan, sedangkan di daerah tertinggal lapangan kerja masih dianggap minim.

Usia untuk menikah – Pernikahan merupakan salah satu faktor peningkatan angka kelahiran usia minimal untuk menikah bisa menjadi solusi tingginya angka pertumbuhan penduduk.

Sosialisasi melalui penduduk -Pengetahuan adalah kunci untuk mengurangi pertumbuhan penduduk. Oleh karena itu, masyarakat juga perlu mengetahui dampaknya jika pertumbuhan penduduk meningkat.

Faktor Pertumbuhan Penduduk

Dari apa yang sudah kami samaikan di atas maka kami juga akan menyampaikan beberapa Faktor Pertumbuhan Penduduk adalah.

Perpindahan penduduk (migrasi)

Migrasi diartikan sebagai pemindahan penduduk secara permanen dari satu daerah ke daerah lain dan penyelesaian penyelenggaraan pemerintahan untuk menjadi penduduk di daerah itu.

Biasanya, migrasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup baik dari segi ekonomi, agama, sosial atau pendidikan.

Daerah yang berpotensi atau lebih menarik bagi pendatang memiliki skor kepadatan penduduk yang tinggi.

Migrasi yang tinggi juga akan meningkatkan pertumbuhan penduduk, sedangkan tingkat emigrasi yang tinggi akan mengakibatkan pertumbuhan penduduk yang negatif.

Migrasi dibagi menjadi tiga kategori tergantung pada cakupannya. Klasifikasinya adalah sebagai berikut.

  • Migrasi internal artinya migrasi yang terjadi antar wilayah dan masih berada dalam satu negara
  • Migrasi eksternal berarti perpindahan orang, termasuk perpindahan antar negara.
  • Migrasi paksa berarti perpindahan penduduk yang terjadi karena dorongan atau paksaan dari luar karena berbagai faktor seperti kelaparan, perang atau bencana alam.
  • Migrasi juga dapat dikategorikan menurut durasi atau rentang waktunya 4 kategori migrasi berdasarkan durasinya.

✅ Migrasi permanen diartikan seolah-olah para migran tinggal selamanya. Contoh migrasi permanen adalah migrasi antar negara, perdagangan budak, transmigrasi.

✅ Migrasi semi-permanen didefinisikan seolah-olah para migran tinggal selama beberapa tahun ke depan karena suatu alasan.

👉 Misalnya mahasiswa atau mahasiswa, pekerja ekspatriat dan korps diplomatik.

✅ Migrasi musiman mengacu pada migran yang hanya tinggal selama beberapa minggu atau bulan.

👉 Misalnya ketika petani dan tuan tanah memasuki musim panen, mereka membutuhkan pekerja pertanian untuk membantu panen.

✅ Migrasi komuter berarti bahwa para migran hanya tiba untuk perhentian singkat.

👉 Misalnya pelajar yang tinggal di Cimahi dan menuntut ilmu di wilayah Bandung.

Kelahiran (kesuburan)

Pengukuran angka kelahiran sangat sulit dilakukan karena banyak bayi yang meninggal dalam kelahiran ganda atau kematian dan seringkali lahir mati.

  • Tingkat kelahiran dalam suatu kelompok penduduk tergantung pada struktur penggunaan alat kontrasepsi, tingkat pendidikan pekerjaan perempuan dan perkembangan ekonomi.
  • Kebidanan (Pro Natalitas), termasuk
  • Pernikahan muda
  • Pandangan bahwa anak punya banyak makanan”
  • Anak menjadi harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah
  • Anak adalah penentu status sosial
  • Anak adalah penerus keturunan, terutama anak laki-laki.

Dokter kandungan (Anti Natalitas) meliputi:

  • Pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB)
  • Penundaan usia pernikahan karena selesainya pelatihan
  • Semakin banyak wanita karir.
  • Klasifikasi angka kelahiran mentah (CBR)
  • Angka kelahiran rendah jika kurang dari 30 per 1000 orang
  • Angka kelahiran antara 30 dan 40 per 1000 penduduk
  • Angka kelahiran menjadi tinggi lebih dari 40 per 1000 orang

Kematian (mortalitas)

Ada perbedaan angka kematian yaitu angka kematian kasar dan angka kematian spesifik usia.

Angka kematian kasar adalah jumlah orang yang meninggal dalam satu tahun per populasi pada pertengahan tahun itu.

Angka kematian spesifik (age specific death rate) dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain usia, jenis kelamin, pekerjaan.

Faktor-faktor berikut akan mendukung dan menghambat angka kematian

Dukungan kematian termasuk:

  • Kesadaran masyarakat yang rendah akan pentingnya kesehatan
  • Fasilitas kesehatan yang kurang memadai
  • Status gizi penduduk yang rendah
  • Terjadinya bencana alam seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, banjir
  • Berkelahi, wabah, pembunuhan

Hambatan kematian meliputi:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan
  • Fasilitas kesehatan yang memadai
  • Peningkatan status gizi penduduk
  • Meningkatkan jumlah tenaga medis seperti dokter dan bidan

Klasifikasi angka kelahiran mentah:

  • tingkat kematian yang rendah kurang dari 10 per 1000 penduduk
  • angka kematian sedang jika antara 10-20 per 1000 penduduk
  • Angka kematian tinggi bila lebih dari 20 per 1000 orang

Jenis Dinamika Penduduk Terhadap Migrasi

  • Migrasi dalam bidang internasional adalah perpindahan dari satu negara dengan negara lain.
  • Keimigrasian masuknya penduduk dari satu negara ke negara yang sama.
  • Emigrasi kepergian penduduk dari negara ke negara lain.
  • Migrasi kepulangan dan repatriasi pendatang ke negara asalnya
  • Migrasi internal, yaitu perpindahan orang dalam suatu negara.
  • Urbanisasi, yaitu perpindahan desa menjadi kota.
  • Transmigrasi, yaitu perpindahan penduduk dari pulau-pulau padat penduduk ke pulau berpenduduk.
  • Transmigrasi transmigrasi yang dilakukan untuk tujuan tertentu yang terkena bencana dari dampak pembangunan proyek
  • Spontan bagian dari transmigrasi dilakukan seseorang dengan kemauannya sendiri .
  • Transmigrasi transmigrasi dari daerah ke daerah lain pada provinsi atau pulau.
  • Transmigrasi yang dilaksanakan dan dibiayai oleh pemerintah

Demikian materi yang dapat kami sampaikan tentang Pengertian Dinamika Penduduk semoga materi ini berguna untuk kita semua.

Sekian dan terimakasih.

Artikel Lainnya>>>>