Pengertian Riya

Posted on

Assalamu’alaikum sobat, rumussoal.com kali ini akan menyampaikan materi tentang pengertian riya – lengkap dengan pengertian, arti , dan contoh perbuatan nya dengan berbagai tahapannya, supaya mudah dipahami.

Pengertian riya – melakukan ibadah namun bukan karna Alloh tetapi memiliki niat agar ibadah tersebut di lihat oleh orang banyak, dan berharap mendapatkan pujian dari semua orang.

pengertian-riya

Riya adalah sebuah prbuatan yang sangat tidak terpuji dan di larang oleh Alloh.

Karna riya sama saja dengan ujub atau takabur sifat seperti itu sangat tercela dan sifat – sifat yang seperti itu harus kita jauhi.

Sebab perbuatan riya selain berdosa perbuatan itu juga akan banyak merugikan orang lain terutama diri sendiri.

Pengertian Riya Menurut Bahasa

Kata riya sendiri sebetulnya berasal dari sebuah bahasa ru’yah yang memiliki arti melihat atau memperlihatkan.

Karna perbuatan riya dapat merusak keimana seseorang sebab riya tergolong dalam perbuatan sirik kecil.

Pengertian Riya Menurut Istilah

Riya sendiri menurut istilah yaitu melakukan sebuah ibadah namun agar di puji dan di lihat oleh orang banyak bukan karna Alloh SWT.

Imam Al-Ghazali dalam sebuah kitabnya menerakan jika riya adalah mencari kedudukan di hati manusia dengan menunjukan kepada orang lain.

Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqolani dalam kitab Fathul Baari mengatakan jika riya menunjukan ibadah agar di lihat orang kemudian mereka akan memuji amalan tersebut.

Baca Juga:  Arti Alhamdulilah

Jenis Jenis Riya

1. Riya dalam perbuatan

Riya dalam perbuatan ialah menunjukan semua perbuatan atau ibadah yang kita lakukan terhadap orang lain dengan maksud dan tujuan agar mendapatkan pujian.

Macam – macam riya di dalam perbuatan ialah:

  • Riya tentang ucapan misalnya: Al-Quran dengan sangat fasih dan suara yang merdu di depan orang agar mendapatkan pujian.
  • Riya badan misalnya: menunjukan tubuh yang kurus terhadap orang lain tanda kalau rajin berpuasa.
  • Riya dalam menggunakan pakaian misalnya: selalu menggunakan busana muslim agar di bilang orang alim.

2. Riya dalam niat

Riya dalam niat ialah setiap perbuatan yang di lakukan namun tidak di dasari dengan rasa ikhlas dari dalam hati.

Baca Juga:  Surat Al-Fathir Ayat 32

Ciri Ciri Perbuatan Riya

Mengenai perbuatan riya terdapat tiga ciri dasar yang wajib kita ketahuin yakni:

  • Ketika kita mengerjakan pekerjaan secara kelompok kita akan profesional dan bersemangat akan tetapi jika sendirian menjadi sangat malas.
  • Jika berada dekat orang banyak tidak pernah melakukan perbuatan yang di larang oleh Alloh, namun sebaliknya jika tidak ada orang semua perbuatan yang tercelah akan di lakukan.
  • Jika mendapatkan pujian maka pekerjaan yang di lakukan akan serius dan giat namun bila tidak mendapatkan pujian akan lari dari tanggung jawab dengan pekerjaan tersebut.

Cara Agar Terhindar Dari Perbuatan Riya

Agar kita sebagai manusia dapat terhindar dari perbuatan riya ada beberapa cara yaitu:

  1. Jangan mudah terpengaruh oleh orang lain.
  2. Sebisa mungkin kita harus menyembunyikan amalan serta segala macam dari bentuk ibadah.
  3. Tumbuhkan rasa takut kepada Alloh jika kita melakukan ibadah tidak dengan ikhlas maka ibadah kita akan di tolak.
  4. Banyak – banyak berdoa kepada Alloh SWT agar di hindarkan dari sifat riya.
  5. Harus memahami dan menyadari jika semuanya yang menetukan haya Alloh SWT.

Baca Juga: Keistimewaan Bahasa Arab

Bahaya Tentang Riya

Riya amatlah sangat berbahaya karna riya merupakan penyakit hati yang dapat menimbulkan orang tersebut masuk ke dalam golongan orang yang munafik.

Riya juga masuk dalam dosa besar karna dari riya dapat menimbulkan pernbuatan sirik yang akan membuat Alloh murka.

Peyakit riya dapat menimpa terhadap siapa saja sekalipun orang tersebut amat shaleh dan shaleha.

Dan masih amat banyak sekali perbuatan riya yang amat merugikan kita semua yaitu:

  • Ketika hari kiamat kelak akan di permalukan di hadapan semua makhluk.
  • Menghapus semua amalan yang telah kita kerjakan.
  • Riya sangat berbahaya melebihi fitnah.
  • Jiwa akan selalu gelisah dan tidak tenang.
  • Akan jauh dari hidayah Alloh SWT.
  • Akan selalu terjebak dalam kesombongan.
  • Di akhirat kelak akan mendapatkan siksaan dari Alloh SWT.

Riya Berdasarkan Tingkatannya

Riya sendiri terbagi menjadi dua jenis berdasarkan dengan tingkatannya yakni:

Riya Khofi

Riya khofi ialah tidak membuat seseorang untuk meninggalkan sebuah perbuatan tertentu, namun hanya meredahkan semangat seseorang dalam melakukan perbuatan.

Contohnya:

Seseorang merasa amat berat untuk melaksanakan sahlat dhuha, namun tiba-tiba ada tamu, ketika ada tamu orang tersebut semangat untuk melakukan shalat dhuha.

Riya Jali

Riya jali ialah sesuatu perbuatan atau pekerjaan yang di lakukan berdasarkan pujian.

Contohnya:

Seseorang yang memberikan sedakah namun di lakukan ketika di depan orang banyak.

Baca Juga: Pengertian Istiqomah

Hukum Tentang Riya

Dari beberapa ulasan materi di atas dapat kita simpulkan jika hukum riya di bagi menjadi dua yakni:

1. Haram

Sudah amat jelas diterangkan dalam Al-quran yaitu:

WhatsApp-Image-2020-0

2. Boleh

Bukan maksudnya riya di perbolehkan namun lebih menyengajakan untuk menunjukan sebuah kebaikan terhadap orang lain.

Ibadah seperti itu masuk ke dalam katagori ria namun agar orang lain dapat meniru sehingga dapat melaksanakan ibadah yang sama.

firman-alloh-4

Faktor Timbulnya Riya

Sifat riya biasanya timbul karna ada beberapa sebab atau faktor di antaranya :

1. Banyak di puji

Dari sebuah pujian yang datang dari seseorang biasanya dapat menimnbulkan sifat egois.

Dengan timbulnya sifat egois tersebut lambat laut orang yang di puji btersebut akan merasa bangga dan biasanya secara sadar atau tidak sifat riya akan timbul.

2. Kekuasaan

Biasanya setiap penguasa akan bertindak semaunya tanpa memperdulikan orang sekitarnya.

Tanpa disadari orang tersebut biasanya jika memberi sesuatu ingin di lihat oleh orang banyak.

3. Tidak Memahami Siapa Dirinya

Apa bila manusia telah lalai akan dirinya dari mana dia berasal dan untuk apa dia hidup.

biasanya orang tersebut akan selalu merasa bangga dan senang bila melakukan sesuatu depan orang banyak apa lagi jika mendapatkan pujian.

Baca Juga: Al Hujurat Ayat 10

Beberapa Pekara Yang Di Sangka Riya Dan Syirik

Dasar dalam perbuatan riya sebenarnya tergantung bagaimana niat dari orang tersebut dalam mengerjakan sesuatu.

Di bawah ini ada beberapa pekara yang di anggap riya atau syirik padahal sesungguhnya bukan.

  • Melakukan sebuah ibadah dengan sangat giat baik secara sendiri maupun di depan orang banyak.
  • Memperoleh ketenaran karna hasil dari mencarinya
  • Merapikan pakaian bukan karna ingin di puji atau pamer melainkan karna Alloh sangat menyukai yang namanya keindahan.
  • Secara tidak sengaja mendapatkan sebuah pujian dari seseorang karna telah melakukan perbuatan baik

Ciri Orang Yang Memiliki Sifat Riya

  • Beramal bukan karna Alloh dan niat yang tulus melainkan karna ingin dilihat orang banyak.
  • Selalu menunjukan kepada orang lain jika dia yang paling mampu dan hebat.
  • Rajin melakukan sebuah pekerjaan namun selalu ingin mendapatkan pujian dari orang lain.

Sekian sobat yang dapat rumussoal.com sampaikan materi tentang pengertian Istiqomah, semoga materi yang singkat ini dapat mudah dipahami, sekian dan terima kasih.

Artikel Lainnya>>>>>