Contoh Naskah Drama

Posted on

Hai kawan-kawan kembali lagi bersama Rumussoal.com pada pembahasan kali ini kami akan membahas materi tentang Contoh Naskah Drama – lengkap dengan penjelasan, unsur, jenis dan karakteristiknya supaya mudah dipahami.

Untuk lebih jelasnya mari kita simak artikel dibawah ini…?

Contoh Naskah Drama

Contoh Naskah Drama adalah salah satu karya seni pada saat mendengar kata “drama” dengan mengingat dari satu arah pada saat berada di atas panggung dengan para pemain yang berkostum unik-unik.

Suasana kisah drama dari teater panggung tentu lebih sangat berkesan dari pada saat kalian menonton film yang juga menayangkan sebuah cerita atau peristiwa, baik itu fiktif (hayalan) maupun nyata.

Maka jangan sampai lewatkan pertunjukan drama dengan cerita tertentu, karena di dalam ceritanya tidak hanya mengandung hiburan belaka, namun juga nilai dan pesan dalam kehidupan yang menjadikan drama tersebut terkesan sebagai suatu hasil karya seni yang luar biasa.

Sekarang tayangan pertunjukan drama sudah berkembang sanggat baik menjadi semakin modern dan beragam, tidak seperti pada masa lalu, Tetaapi jangan khawatir, drama atau theater panggung yang biasanya dapat ditampilkan secara langsung walaupun hanya sedikit yang masih rutinitas yang mengadakannya.

Apa Itu Naskah Drama

Kalian tentu mengetahui pertunjukan panggung yang mempersembahkan kisah atau peristiwa tertentu secara jelas yang menghibur dan sangat menarik.

Pertunjuikan di atas panggung adalah yang disebut drama, tetapi kini drama tidak hanya ditampilkan di atas panggung saja, saat berkembang pesatnnya teknologi informasi dan komunikasi drama telah ditampilkan melalui berbagai media, seperti televise, bioskop, dan juga lewat media online.

Walaupun kini genre dan aneka drama semakin maju , namun pertunjukan drama yang ditampilkan di atas panggung masih menjadi suatu hal yang menarik untuk dinikmati.

Lalu ada juga tujuan dibuatnya naskah drama tidak hanya untuk menghibur para penonton saja dan membatasi para pemain cerita, namun juga membawa nilai dan informasi yang sanggat penting kepada para audiens (pendengar) yang menyaksikannya.

Semua pertunjukan drama membutuhkan sebuah teks untuk mengkombinasi para pemainya agar bermain peran dengan sangat baik dan sesuai karakterseperti di dalam cerita.

Teks arahan tersebut dinamakan sebagai naskah drama, sifatnya sangatlah penting supaya para pemain tidak memerankan cerita di luar keingginannya tanpa ada batasan didalam cerita.

Sejarah dan Tujuan Naskah Drama

semua karya baik berupa teks ataupun hal yang lain tentu ada cerita sejarahnya, termasuk seni pada saat bermain peran atau drama sekaligus dengan naskahnya.

Naskah drama mempunyai sejarah kemunculannya sejak ratusan tahun yang lalu di Negara Eropa, terutama di Negara Yunani, Munculnya bersamaan dengan kedatangan kisah-kisah mitos dari para dewa dan dewi, juga legenda yang dipercayai oleh para warga setempat.

Isi lakon pada naskahnya menceritakan tentang kegiatan paraz permohonan dan persembahan, jika kalian ingat, para pemeran tokoh filsuf sangat terkenal juga banyak yang dilahirkan di Yunani, dengan memegang naskah yang berisi tentang pemikiran atau ide yang bagus.

Serta sangat banyak sekali kemunculan ide dan ilmu yang baru, beserta karya seni yang bagus untuk pertama kali sehingga seiring berkembangnya waktu naskah pertunjukan yang ditulis oleh Aeschylus lalu berkembanglah menjadi drama seperti yang dikenal sampai sekarang.

Kreativitas para penulis naskah yang semakin berkembang tersebut perlu diberi penghargaan, tidak hanya itu, ide untuk menciptakan genre yang baru didalam drama juga semakin berkembang pesat , drama kisah dongeng yang imajinatif seperti pada drama musikal,dan masih banyak lagi.

Namun, perlu kalian ketahu bahwa merekam dengan alat elektronik tidak akan bertahan lama, kalian bisa merekamnya, yang paling bagus adalah lewat tulisan, karena kalian bisa menyimpannya dan bisa menyebarkannya dan menyimpannya ke dalam memori pikiran sesuai dengan apa yang kamu tulis.

Naskah drama akan dari sebuah rekaman yang bersejarah sebagai gambaran tentang kondisi sesungguhnya yang dapat memperlihatkan dari lakon tokoh yang paling utama.

Kalau kalian memahami dengan baik sebuah naskah drama, maka kalian tidak akan sulit menyusun dan menulisnya, harus memiliki ide yang unik agar naskah original dan dapat menyusun naskah drama sebagai sumber referensinya.

4 Karakteristik Naskah Drama

Kamu harus tahu ciri atau karakteristik pada naskah drama sebelum kalian menyusunnya, oleh sebab itu perhatikan poin-poin penting yang ada di bawah ini.

1. Berbentuk Dialog

Naskah drama sangat wajib berbentuk dialog, karena dimainkan oleh tokoh lalu secara pasti ditampilkan di atas panggung pertunjukan.

2. Tanpa Tanda Petik

terkadang pada beberapa teks, seperti novel, cerpen, atau karangan lainnya, bisa di temukan pada tanda petik (“) pada awalan dan akhiran kalimat percakapan antar tokoh, Sedangkan pada naskah drama tidak perlu mengunakan tanda petik (“).

3. Petunjuk Adegan

Naskah drama harus ada sebuah deskripsi atau keterangan yang berisi petunjuk adegan yang diperankan oleh para pemerannya atau tokohnya, contohnya (sedang memasak dan mengambil uangdi dalam dompetnya), dan sebagainya, Kalimat petunjukarah biasanya menggunakan tanda kurung ( ).

4. Letak Teks Narasi Diperhatikan

Pada teks narasi naskah drama, wajib diletakkan di atas tentunnya sebelum teks dialog ditulis, teks ini biasanya menjelaskan tentang suasana, prolog dan epilog, atau setting dalam sebuah kisah drama.

Baca Juga: Format Notulen Rapat

Jenis Drama Dan Pementasan

Berbagai ragam jenis naskah drama maka kami juga akan menyampaikan referensi sebagai jenis pada naskah drama diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Drama Tragedi – yaitu isi atau penokohan drama yang mengisahkan suatu kejadian yang bernuansa menyedihkan atau mengharukan.

2. Drama musikal – berupa pertunjukan dialog yang diiringi oleh music dan nyanyian merdu para pemain atau para tokohnya.

3. Drama Tablo – berupa pertunjukan gerakan para pemain atau tari yang membawa pesan tertentu tanpa dialog.

4. Drama Opera – biasanya dialog disertai dengan iringan musik, yang biasanya akan menghasilkan cerita rakyat yang efektif.

5. Drama Komedi – yaitu berisi kisah-kisah lucu dan menarik, isinya berupa hiburan tapi juga membawa sebuah pesan yang sangat penting.

Dari jenis tersebut merupakan bagian dari jenis drama, kini ada lebih banyak lagi genre, seperti drama sendratari, drama moderen, film, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Teknik Pengolahan Makanan

7 Struktur Pada Naskah Drama

Dari apa yang sudah kami sampaiakn diatas maka kamijuga akan menyampaikan beberapa Struktur penting yang ada pada naskah drama diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Tema

Ide atau konsep yang jadi pondasi dalam suatu naskah drama adalah tema, semua karya atau teks tentu memerlukan adanya tema yang bisa digunakan sebagai pembatas suatu kisah.

2. Judul

Sesudah tema, tentu unsur terpenting selanjutnya adalah judul, yang bisa memberikan gambaran umum isi yang ada pada kisah drama.

3. Pelaku

Cerita drama tidak akan bisa berjalan jika tidak ada pelaku atau pemain, dan pelaku ini muncul sebab karangan penulis naskah, yang berfungsi sebagai pendorong adegan dalam kisah drama.

4. Karakter Tokoh

Para tokoh yang ada didalam naskah drama juga harus mempunyai karakteristik pribadi, karena berfungsi untuk mengadakan sebuah suasana atau keadaan konflik, peredam konflik, dan sebagainya.

5. Alur atau Plot

Cerita pada drama juga harus memiliki alur yang jelas, yaitu arah jalannya cerita, ataukah alurnya maju atau mundur.

6. Latar

Setiap cerita tentu perlu harus mempunyai latar, yaitu sebuah keterangan yang menentukan posisi ruang dan waktu keberadaan para tokoh, suasana, waktu dan latar tempat.

7. Pesan atau Amanat

Sepeti yang sudah ditetapkan pada sebelumnya, unsur yang paling penting juga dijadikan sebagai tujuan utama diciptakannya naskah drama adalah nilai mora atau pesan yang diselipkan pada kisah drama.

Baca Juga: Pengertian Tangga Nada

Contoh Dialog Naskah Drama

contoh naskah drama

Di sebuah sekolah SMK, ada 4 orang siswa dan siswi yang sedang bahagia. tetapi kondisi seketika berubah ketika mereka mendapatkan informasi bahwa besok akan ada ujian.

Reni : emm kalian udah pada belaja belum buat ulangan besok?
Roby : aduh Belum lagi
Inal: Astaga, Innalillahi belum.
Reni : Apa? Kalau nilai ulangan kalian jelek nanti kalian bisa kena hukuman.
Inal: Palingan juga hukumannya hanya lari keliling lapangan bola 15 kali doang kok dikit itu mah.
Reni : Bukan loh beda! Kali ini itu hukumannya serem banget tau, harus ikut pelajaran tambahan setiap kalau udah pulang sekolah. Kamu sudah belajar belum sin? (Melirik ke arah sinta).
Sinta : Aku Sudah dong, Sinta(sambil menepuk dadanya sendiri karna dia bangga dengan dirinya sendiri)

kilas cerita, terus mereka taruhan. Siapa yang nilai ujiannya paling bagus, maka akan dianggap pemenang dan bisa memerintah orang yang nilainnya kecil. sinta berusaha untuk belajar, tetapi Robi berjuang keras untuk membuat contekan di atas kertas .

Pada saat Ujian

Pak Asep : Baiklan anak-anak, silahkan kalian buka lembar soal yang telah bapak bagikan tadi!
sinta : Bismillah.
Robi : Soal ini kan gampang banget, kalau gini akan ketahuan, di pungguh kawannya yang duduk di depannya.
Pak Asep : Bapak izin keluar dulu ya sebentar saja, ingatya jangan ada yang nyontek atau bertanya kepada teman ya. Dan satu lagi, kalian jangan ribut. (keluar kelas).
Robi : Rencana aku kini dimulai (menyilangkan kaki dan dia melihat kertas contekan yang dia taruh di atas sepatunya itu).
Robi : aduh, bukan yang ini lagi gimana ya ( Robi sangat bingung)
Robi : Ah yang ini nih yang udah aku tulis di kertas contekan tadi.
Robi : Selesai (sambil merebahkan diri di kursi, tersenyum pada temannya yang lain belum selesai mengerjakan).

Akhirnya ulangan berakhir, dan Pak Asep membagikan kertas hasil ujiannya kepada seluruh siswa dan siswinya.

Pak Asep : Ini hasil ujian kalian akan bapak bagikan (sambil membagikan kertas).
Sinta: Hore! Nilaiku 95 (tersenyum puas.
Inal : Hahahaha, aku dapat 75, Lumayan ujian kemarin cuma 65.
Robi : Loh Pak, kok nilai ujian saya cuma 55?
Pak Asep : Sebab soal nomor 18-20 di balik kertas tidak kamu isi.
Robi : Apa? Masih ada soal lagi di belakangnya?
Sinta : Hahahaha, kamu kalah Rob! Dengan ini saya suruh kamu gak nyontek lagi saat waktu ujian! (sambil menunjuk Robi sambil tertawa lepas).
Pak Asep : Apa? Jadi kamu kemarin menyontek ya? Oke, kalau begitu nilai kamu bapak kurangi 10 poin lagi!
Robi : Aduuuh, sial benar aku ini (sambil mengucek-ngucek rambut)

Dan akhirnya, Robi menyadari kesalahannya dan dia berjuang keras untuk belajar lebih giat lagi, Dia berjanji tidak akan menyontek pada saat ujian.

Selesai sudah yang dapat Rumussoal.com sampaikan pembahasn tentang Contoh Naskah Drama, semoga materi bisa bermanfaat untuk kita semua, sekia dan terima kasih.

Baca Artikel lainya: