Puisi Dan Prosa Angkatan 45

Posted on

Halllo sobat rumussoal.com akan menyampaikan materi tentang Puisi Dan Prosa Angkatan 45 – lengkap dengan pengertian, unsur, tokoh, dan ciri cirinya, supaya mudah dipahami.

Puisi Dan Prosa Angkatan 45 – adalah sebuah aspek dengan keinginan untuk mencapai sesuatu dengan menciptakan sebuah karangan yang biasanya disebut dengan bentuk pengembangan dalam tingkat kepercayaan diri dengan ketekunan yang tidak mudah dilakukan.

Langsung saja simak pembahasan dibawah ini…?

Puisi Dan Prosa Adalah

Puisi-Dan-Prosa-Angkatan-45

Puisi angkatan 45 adalah salah satu bentuk seni dalam bidang karya sastra yang dapat ditulis secara bebas yang sesuai dengan bentuk dan perubahan untuk melakukan periodisasi sastra.

Dalam hal seperti ini juga sebagai bentuk sastra yang pertama dalam klasifikasinya sebagai angkatan dalam balai pustaka (1920) dengan penyair yang baru (1930) dan yang ketiga Angkatan 45 (1940).

Karya ini memiliki periode yang sangat unik yang berbeda dari dua generasi sebelumnya seperti puisi, cerpen, novel dengan mengenal sifat-sifat puisi dari generasi ke-45.

Penyair Angkatan ’45 telah menerima dukungan opini publik dengan golongan pada gelanggang yang terdapat dibagian majalah dan akan diberi nama sebagai gelanggang.

Berikut beberapa latar belakang yang dapat diringkas adalah sebagai berikut:

  1. Penyair dari generasi 45 telah lahir selama Revolusi pada Kemerdekaan dengan semangat nasionalisme yang telah berakar sangat kuat.
  2. Pada zaman Jepang Chairil Anwar pada tahun 1943 menciptakan sebuah prosa dengan drama dari Usmar Ismail.
  3. Pada 29 November 1946 generasi gelanggang menghasilkan orang Indonesia yang hidup

Ciri Ciri puisi Angkatan 45

Puisi-45
  • Puisi yang bebas dan tidak terikat dalam pembagian bait
  • Pemilihan kata yang menggunakan kosa dalam bahasa sehari-hari
  • Menggunakan kata-kata dan frasa sebagai bentuk dari kalimat ambigu yang akan menyebabkan interpretasi.
  • Mengungkapkan hal dalam kehidupan internal dan dapat meneliti mereka dengan baik.
  • Mengungkapkan hak asasi manusia dengan perbedaan yang mencolok untuk mengkritik keadaan.
  • Filsafat eksistensialisme yang akan dikenal.

Prosa Angkatan 45

Dari beberapa pembahasan singkat diatas maka disini juga kami akan memberikan beberapa prosa angkatan 45 diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Ada banyak jalur retoreflektif.
  • Sisipan cerita dengan jalurnya yang padat.
  • Karakterisasi dengan analisis fisik.
  • Mengungkapkan masalah sosial.

Contoh Puisi Angkatan 45

Pembahasan – pembahasan di atas yang menjelaskan Puisi Dan Prosa Angkatan 45, disini kami akan memberikan bebeapa contohnya adalah.

Sendiri
Hidup yang sepi dengan kehampaan
Malam berganti siang
Siang menjadi gelapnya malam
Di negri hiduop dengan kesunyian
IYang Dirinya dari segala kenindahan
Kini hidup dengan kesendirian untuk menuai keindahan
Duhai bidadari yang berada disetiap sudut
Dalam hati diri ini ketakutan dengan menantinya
Kini hidup terduduk tiada yang menyapa
ooooh,,, kesunyian datanglah kepadaku…

Februari tahun 1943

Padamu Jua
Di mana engkau berada

Rupa yang tiada terlihat
Terdengar Suara yang sayup
Hanya terdengar kata merangkai hati
Engkau yang cemburu
Engkau yang ganas

Kasihmu yang membuat sunyi
Menunggu engkau seorang diri
waktu bukanlah giliranku
Engkau lah kawanku . . . .

Aku,,,
Jika sampai waktuku
Engkau seorang yang suka merayu
Tidak ada kau sedu hari yang ku rasakan
Aku akan selalu mejaga diri mu

Aku,,,
Biar tergores luka menembus kulitku
Aku akan tetap menerjang hati mu
yang bisa kubawa berlari dalam kesepian Ku
Aku tidak ingin hidup tanpa dirimu di sampingku


Chairil Anwar, Maret 1943

Sekian sobat yang dapat kami sampaikan, pembahasan tentang, Puisi Dan Prosa Angkatan 45, lengkap dengan syairnya, semoga apa yang sudah kami sampaikan di atas dapat berguna dan bermanfaat, Sekian dan terima kasih.

Baca Juga Artikel Lainnya: