Gejala Listrik Statis

Posted on

Hallo gaes dibeberapa artikel sebelumnya rumussoal.com sudah benyak memberikan wawasan dari berbagai bidang ilmu pengetahuan materi tentang pendidikan.

Namun kali ini kali ini rumussoal.com akan menyampaikan materi tentang Gejala Listrik Statis dengan penerapannya – dan dilengkapin dengan pengertian, struktur, prinsip, dan contohnya dengan harapan mudah dipahami.

Baiklah gaes untuk mempersingkat waktu langsung saja simak pembahasan dibawah ini yaaa…?

Listrik Statis Adalah

Listrik-Statis

Listrik Statis Adalah salah satu seperangkat muatan listrik dalam bentuk tetap atau statis dengan jumlah yang tertentu karena muatan ini terdapat arus listrik yang dapat melepaskan muatannya.

Muatan listrik ini dapat diciptakan oleh transfer elektron dari satu objek ke objek yang lainnya.

Dan akan terjadi pergerakan dengan benda-benda dan arus listrik yang saling bertautan tanpa sumber energi listrik sehingga dapat menghasilkan proton atau elektron.

Pemahaman lain dalam hal ini adalah sebuah umpama ketidakseimbangan muatan pada permukaan benda dan akan mengalami kehilangan arus listrik yang akan dilepaskan.

Listrik statis juga berbeda dengan arus listrik yang mengalir yang melalui kabel atau konduktornya.

Maka listrik statis dapat dikaitkan dengan gejala-gejala listrik yang diam atau tidak mengalir secara dinamis dan akan terjadi pada satu tempat saja.

Maka gaes pembahsan dari rumussoal.com disini bahwan listrik statis akan dihasilkan sebuah cahaya pada permukaan dan memiliki resistansi yang tinggi terhadap arus listriknya.

Baca Juga: Satuan Rumus Debit

Proses Terbentuknya Listrik Statis

Proses terbentuknya listrik statis ini akan didasarkan pada muatan atom yang melalui jenis yang sama.

Yang disebabkan dari berbagai gejala listrik maka perlu diketahui bahwa ada dua muatan listrik yang sering disebut pada muatan positif dan negatif.

Muatan positif disini adalah sebuah umpama dengan adanya muatan proton yang memiliki berbagai jumlah yang lebih tinggi dari elektron.

Sementara itu juga muatan negatif disini adalah sebuah jumlah proton yang lebih sedikit dari pada elektron.

Dalam hak ini juga listrik statis memiliki jumlah muatan baik di proton maupun elektron dengan perubahan seriring berjalannya waktu sebagai benda yang netral.

Baca Juga: Satuan Frekuensi

Kosep Gejala Listrik Statis

Kosep Gejala Listrik Statis adalah sebuah peristiwa dari potongan kecil kertas dapat berinteraksi dengan penggosok sebagai konsep dasar listrik statis atau muatan listrik.

Dengan demikianlah dalam berbicara tentang listrik tentu tidak terpisah dari muatan listrik karena hal ini sangat berada dalam keadaan statis atau diam.

Muatan listrik ini telah diciptakan oleh transfer elektron dari satu objek ke objek yang lainnya dalam muatan positif dan negatif seperti apa yang sudah kami terangkan diatas tadi.

Sedangkan dalam Kosep Gejala Listrik Statis ini tidak memiliki muatan dikatakan netral, sehingga akan mengandung objek pada muatan yang serupa supaya dapat saling menarik.

Dalam muatan listrik ini juga adalah sebuah area di sekitar dengab benda yang bermuatan listrik yang masih terkena pada gaya listrik.

Muatan ini memiliki garis dengan kekuatan yang bergerak untuk menjauh dari muatannya dan memiliki garis kekuatan yang mendekati.

Baca Juga: Kecepatan Sudut

Manfaat listrik statis

Ok gaes dari apa yang sudah kami sampaikan diatas maka kami jugaakan menyampakan beberapa manfaat dalam memahami listrik statis ini adalah sebagai berikut.

1. Dapat meghasilkan bunga api

Manfaat listrik statis dapat menciptakan muatan negatif yang akan dihasilkan dari ban yang bergesekan dengan jalan.

Makan bagian pada logam di sebelah ban akan bermuatan positif oleh induksi yang akan menyebabkan percikan api.

Untuk dapat menghindari kejadian ini maka bensin atau bahan mudah terbakar lainnya memiliki potongan logam pada kendaraan menyentuh tanah.

2. Generator Van de Graaff

Manfaat generator Van de Graff adalah salah satu bentuk yang dapat menghasilkan muatan listrik yang besar dengan menggerakkan roda yang berputar dengan melalui motor listrik.

Sehingga dapat melingkari karet yang menyebabkan gesekan dari karet yang bermuatan listrik.

Muatan ini akan terbentuk dan akan ditempatkan pada logam dan muatan listrik negatif dibumikan dan akan dihasilkan bahkan lebih besar karena karet akan bergerak terus menerus.

3. Gumpalan asap

Manfaat yang selanjutnya akan menghasilkan gumpalan asap, hal ini adalahsalam satu bentuk dari koagulasi asap dan dapat membersihkan partikel abu dari gas.

Maka hal yang demikian ini akan mampu mengurangi polusi udara.

Sehingga biasanya dapat digunakan dalam bidang industri kimia yang akan mengeluarkan banyak asap dengan beberapa komponen pada gumpalan asap.

Manfaat dari prinsip ini dapat membuat gumpalan yang bermuatan negatif sehingga abu negatif akan mendapatkan pelat logam yang bermuatan positif.

Baca Juga: Fungsi Aritmatika

Penerapan Listrik Statis

Penerapan Listrik Statis ini tampaknya sangat penting bagi kehidupan manusia dengan kegunaan sebagai fenomena listrik yang diterapkan pada teknologi yang dapat membantu kehidupan manusia.

Selain itu juga dapat digunakan untuk menerapkan listrik dengan daya tarik dari mesin yang digunakan

Seperti apa yang sudah kami jelaskan di atas tadi hal ini akan ketahui bahwa muatan ini akan mampu menarik satu sama lain dengan bermuatan yang positif.

Baca Juga: Teknik Membaca

Contoh Listrik Statis

Berikut adalah beberapa contoh dari listrik statis dalam kehidupan sehari-hari adalah sebgai berikut.

  • Saat menyisir rambut kadang-kadang ditransfer secara tidak sengaja bersama dengan gerakan sisir karena ada interaksi muatan antara sisir dan rambut.
  • Penggaris pada saat digosokkan ke rambut atau tangan yang kering maka akan menarik selembar kertas kecil.
  • Syal sutra digosok dengan tongkat kaca dan akan menghasilkan reaksi tarik-menarik antara kedua benda tersebut
  • Jika memegang layar TV perhatikan bahwa rambut akan berdiri di tangan.

Contoh Soal Listrik Statis

Contohnya:

Titik A berada pada muatan listrik dan kekuatan listrik dari titik A adalah 0,5 NC-1 maka jika titik A dapat ditempatkan pada objek dengan muatan listrik 0,25 ° C, berapa kuat gaya Coulomb tersebut.

Bagaimana gaes pembahasan dari Rumussoal.com ini bisa kalian mengerti, pembahasn tentang Gejala Listrik Statis, semoga pembahasan ini mudah dipahami dan bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Baca Artikel Lainya >>>>>