Gerakan Jalan Cepat

Posted on

Hallo sobat rumussoal.com pada kesempatan kali ini kami akan menyampaikan materi tentang Gerakan Jalan Cepat dan posisi kaki – lengkap dengan pengertian, manfaat, teknik dasar dan contohnya supaya dapat mudah dipahami.

Jalan Cepat – Merupakan salah satu cabang olahraga yang masuk dalam bidang atletik, dalam bahasa Inggris disebut Racewalking sebuah gerakan melaju dengan gerakan berjalan melebihi kecepatan normal.

Langsung saja simak pembahasan dibawah ini…?

Apa Itu Gerakan Jalan Cepat

Gerakan-Jalan-Cepat

Gerakan Jalan Cepat – Adalah salah satu cabang olahraga Atletik yang berguna melatih kecepatan dan kekuatan kaki, dengan teknik berjalan melangkah lebih cepat dari berjalan kaki pada umumnya, dalam melakukan jalan cepat, kaki bertumpuan pada bidang datar, kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang menjauh dari tanah.

Ketika melakukan jalan cepat kaki harus lurus atau lutut tidak boleh bengkok, tumpuan kaki pun dalam keadaan posisi tegak lurus dan tumit kaki mendarat terlebih dahulu di tanah.

Baca Juga: Kebugaran Jasmani

Manfaat Jalan Cepat

Dibawah ini akan kami paparkan manfaat dari olahraga jalan cepat, perlu diketahui manfaat jalan cepat merupakan bagian kebaikan yang diperoleh dari aktivitas tubuh, semakin benar cara yang di terapkan akan memperoleh hasil yang baik.

1. Melancarkan Sirkulasi Dalam Tubuh

Jalan cepat dapat melancarkan sirkulasi peredaran darah di dalam tubuh, tubuh akan kembali menjadi lebih segar, organ tubuh dalam pun ikut merasakan dampak positif nya.

2. Mengencangkan Tubuh

Biasanya pada sebagian orang yang berhasil diet atau menurunkan berat badan, kulit akan menjadi kendur akibat berkurang nya tekanan dalam tubuh, olahraga jalan cepat dapat membuat kulit menjadi lebih kencang.

3. Fleksibilitas Tubuh

Dalam melakukan olahraga jalan cepat, otomatis otot otot akan mengendur dan dapat memberikan ruang untuk bergerak bebas, pada sisi ini, jika jala cepat dapat dilakukan secara rutin dan baik otot otot dalam tubuh akan mengalami ke lenturan atau fleksibilitas, dan ini baik bagi tubuh.

4. Mengurangi Lemak

Tidak dapat dipungkiri, semua jenis olahraga atletik dapat mengurangi lemak, jalan cepat salah satunya, saat melakukan olahraga ini tubuh dapat mengeluarkan banyak keringat yang dihasilkan dari pembakaran lemak di dalam tubuh.

5. Meningkatkan Fisik

Bentuk olahraga seperti ini, dapat melatih dengan baik kecukupan tenaga dan fisik dalam tubuh, karena tubuh akan terbiasa saat melakukan olahraga secara rutin.

Baca Juga: Lari Jarak Pendek

Teknik Dasar Jalan Cepat

Setelah penjelasan manfaat berolahraga kalan cepat, kami akan memaparkan kembali tentang teknik dasar yang digunakan pada olahraga jalan cepat.

1. Teknik Awalan (Start)

larii

Jalan cepat dilakukan dengan start berdiri, karena start pada jalan cepat tidak memiliki pengaruhb apapun terhadap jalanya kegiatan, jadi tidak perlu ada teknik khusus

Pada umumnya, sikap start di awali dengan aba aba, atlet harus dengan sikap bersedia di belakang garis start

Contohnya:

Menempatkan kaki kiri di belakang garis start kemudian kaki kanan di samping bagian belakang kaki kiri artinya kaki kiri mendahului kaki sebelah kanan.

Badan agak condong kedepan dan tatapan lurus menuju lintasan, saat mendengar aba aba “Ya” maka start pun dimulai, hal yang harus di perhatikan adalah semua beban bertumpu pada kaki kiri.

Baca Juga: Soal UAS Penjaskes SD Kelas 1

2. Teknik Melangkah

Teknik dasar yang selanjutnya adalag teknik saat badan melangkah, teknik yang benar dengan kaki digerakan ke depan dan dengan beban bertumpu pada paha.

Ketika salah satu kaki mendarat di tanah ataupun lintasan, harus bagian tumit yang mendarat lebih dulu lalu di susul dengan ujung kaki, jadi selalu kaki yang menumpu, dan hal ini membuat keseimbangan tubuh menjadi sempurna.

3. Teknik Finish

Teknik akhiran yang benar dalam jalan cepat jangan dulu langsung melakukan stop gerakan ketika mendekati garis finish, ketika jarak sudah mencapai 5 menet atau lebih dari garis finish.

Maka hendaknya mengurangi kecepatan jalan agar tubuh dan posisi kaku tidak melayang. Dibagian ini dapat diperhatikan teori oeroindahan gerak, tumpuan pada beban tubuh berganti dari kaki satu ke kaki yang lainya.

Baca Juga: Jenis Pukulan Bulu Tangkis

Tahapan Olahraga Jalan Cepat

Tahapan ini berdasarkan teori, dibagi menjadi empat bagian, yaitu:

  • Fase Tumpuan
  • Fase Tarikan
  • Fase Dorongan
  • Fase Relaksasi

1. Fase Tumpuan Kaki

Tahapan ini tidak memakan waktu lama, ketika kedua kaki mendarat pada lintasan saat itu juga berakhir dorongan yang di ikuti oleh tarikan, terikan lebih lama dapat menyebabkan gerakan ber;awanan.

2. Fase Tarikan

Fase ini dimulai setelah gerakan awal dilakukan, gerakan ini di lakukan kaki depan karena kerja tumit dan beban yang ada pada saat itu, gerakan ini di anggap selesai bila bebas beraoa di atas kaki penumpu atlet.

Baca Juga: Peralatan Lari Estafet

3. Fase Dorongan

Fase ini dilakukam bila fase terdahulu selesai dengan titik badan mengambil alih kaki tumpuan.

4. Fase Relaksasi

Fase relaksasi ini adalah tahap antara tahap pertama saat melangkah kan kaki di depan dan ketika dilakukan tarikan kaki kanan atau kiri saat itulah selesainya fase tarikan pertama dari dorongan.

Jadi, sekian dulu ya sobat rumussoal.com untuk penjelasan mengenai pembahasan, Gerakan Jalan Cepat serta posisi gerakan kaki, semoga materi yang singkat ini dapat bermanfaat untuk semua sobat rumussoal.com, sekian dan terimakasih.

Baca Artikel Lainya: